Wisata Indonesia

Yuk, Kenali Wisata Edukasi Tanaman Aromatik Khas Indonesia

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 12 November 2020
Yuk, Kenali Wisata Edukasi Tanaman Aromatik Khas Indonesia

Rumah Atsiri terletak di Tawangmangu, Jawa Tengah. (Foto: Instagram/rumahatsiri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA memang telah lama dikenal sebagai surga rempah-rempah dan tanaman aromatik di mata dunia. Rempah dan tanaman tersebut seringkali menjadi bahan utama pembuatan bumbu masakan hingga minyak aroma terapi atau kini populer dengan sebutan minyak esensial atau minyak atsiri.

Tanaman wangi ini, terutama serai dan nilam, merupakan salah satu komoditas primadona pada 1960-an dan membuka hubungan dagang antara Indonesia dan negara-negara di Eropa. Terinspirasi dari perjalanan sejarah dan potensi tanaman aromatik, lahirlan Rumah Atsiri Indonesia.

Baca juga:

Yuk Mengenal Apa Itu Teknik Menanam Tanaman Hidroponik

View this post on Instagram

Rumah Atsiri Indonesia merupakan kawasan edu-rekreasi untuk semua umur, yang dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk anak-anak hingga dewasa. Waktu yang dihabiskan bersama keluarga di Rumah Atsiri Indonesia akan menjadi "quality time" yang dapat mempererat ikatan antar anggota keluarga. Tidak ketinggalan juga pengetahuan tentang minyak atsiri yang Aromates dapatkan melalui pengalaman sensori. Para staff Rumah Atsiri Indonesia selalu memprioritaskan keamanan dan kenyamanan pengunjung dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. #ExperienceTheEssence #RumahAtsiriIndonesia _____ Rumah Atsiri Indonesia is an Edu-recreational complex that welcomes visitors of all ages, from kids to adults. The time spent here will be a memorable quality time that strengthens the bonds between the family member. Not to mention the knowledge gained from joining the sensory activities. Our staff always prioritize the comfort and safety of the visitors by consistently applying the health protocol.

A post shared by Rumah Atsiri Indonesia (@rumahatsiri) on

Mengutip Antara, Rumah Atsiri berada di kawasan dataran tinggi Desa Plumbon, Tawangmangu, Jawa Tengah. Destinasi wisata ini mengawali perjalanan di 2016 sebagai tempat wisata edukasi tentang tanaman aromatik untuk pembuatan minyak esensial dan produk aroma terapi lainnya.

Natasha Clairine Mintarga, Founder dari Rumah Atsiri Indonesia mengatakan, awalnya bangunan Rumah Atsiri bekas pabrik penyulingan Citronella pada zaman Presiden Ir. Soekarno pada 1963. Kisah inilah yang menggugah Natasha untuk menyalakan kembali potensi industri tanaman aromatik dalam negeri.

Tanpa mengubah struktur asli bangunan utama yang dirancang oleh arsitek dari Bulgaria, Natasha melakukan pengembangan kawasan seluas lima hektar dan pembangunan fasilitas yang mendukung program penelitian, pelatihan, dan edukasi tentang produk olahan dari minyak atsiri.

Pemandangan lanskap Gunung Lawu dan hamparan kebun bunga Marigold juga menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan pikiran.

Baca juga:

4 Tanaman Hias Pembersih Udara dalam Rumah

View this post on Instagram

Aromates penasaran bagaimana Tim Taman kami membudidayakan Mawar Bulgaria? Mawar Bulgaria (???????????????? ???????????????????????????????????? P. Mill.) yang tumbuh subur dipangkas cabangnya, terutama cabang yang tidak produktif dan yang bunganya telah dipanen sebelumnya. Kemudian, cabang ditanam dan di sekitarnya ditambahkan pupuk kaya unsur hara. Setelah beberapa saat, tunas baru akan tumbuh menjadi batang baru yang menghasilkan 6 hingga 8 kuntum bunga Mawar Bulgaria yang segar. #AtsiriGardenStory #RumahAtsiriIndonesia #ExperienceTheEssence _____ Aromates, do you wonder how our garden department cultivated the Bulgarian Rose? The branch of well-grown Bulgarian Rose (???????????????? ???????????????????????????????????? P. Mill.) will undergo a pruning process, especially the one prone to the problem. The branch will be planted on rich soil. After some time, a new sprout will grow and becomes a branch that produces 6 to 8 florets each.

A post shared by Rumah Atsiri Indonesia (@rumahatsiri) on

Di Rumah Atsiri, pengunjung dapat melihlat 80 jenis tanaman aromatik yang dibudidayakan, mendalami sejarah minyak atsiri di dunia dan invoasi alat penyulingan dari masa ke masa, serta belajar cara membuat minyak esensial di Learning Hubs. Selain itu ada juga fasilitas pendukung lainnya seperti akomodasi, restoran, dan fuction hall.

Saat ini terdapat 29 jenis minyak esensial yang diproduksi Rumah Atsiri. Tanaman aromatik Java Rosemary, Lemongrass, dan Patchouli merupakan jenis tanaman yang tumbuh subur di Indonesia, sehingga menjadi produk minyak atsiri unggulan.

Dalam mengelola tanaman aromatik ini, Rumah Atsiri bermitra dengan para petani lokal dan 80 persen karyawan juga berasal dari masyarakat sekitar desa. Selain itu, Rumah Atsiri juga memberian pembunaan terhadap UMKM lokal hingga mereka dapat memproduksi dan memperoleh izin Produk Industri Rumah Tangga untuk memasarkan produknya. (and)

Baca juga:

Gampang-Gampang Susah Merawat Tanaman Kantong Semar

#Travel #Traveling #Wisata #Wisata Alam #Desa Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan