YouTube dalam Tahap Pengembangan Fitur Pop-Up untuk Komentar 'Toxic'

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 09 Oktober 2020
YouTube dalam Tahap Pengembangan Fitur Pop-Up untuk Komentar 'Toxic'

YouTube mengembangkan fitur pop-up untuk komentar toxic. (Foto: Unsplash.com/Kon Karampelas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PLATFORM streaming, YouTube kembali menambahkan fitur baru. Kali ini mereka mengembangkan fitur pop-up untuk komentar negatif atau yang tidak senonoh.

Platform streaming video ini memang diketahui sedang mengembangkan berbagai macam fitur. Salah satunya adalah fitur musik. Google Play Music bergabung dengan YouTube untuk menjadi platform musik. Pengguna dapat menyusun playlist sendiri dan mendengarkan lagu melalui YouTube.

Baca juga:

Yuk Bernostalgia Dengan Menggunakan Icon Instagram Era 2010-an. Begini Caranya!

Namun, sebelumnya Youtube hanya berfokus mengembangkan bagian sosial di platform tersebut. Baru ini mereka mengembangkan fitur yang dapat mencegah komentar yang toxic dan kasar di kolom komentar.

YouTube telah mengembangkan berbagai macam fitur sosial sebelumnya. (Foto: pexels.com/freestocksorg)
YouTube telah mengembangkan berbagai macam fitur sosial sebelumnya. (Foto: pexels.com/freestocksorg)

YouTube nantinya akan mendeteksi spam, komentar yang berpontesi menyinggung, dan menunjukkan bahwa komentar tersebut terkesan kasar. Nantinya jika terdektsi salah satu potensi tersebut, platform ini akan memunculkan Pop-up.

Dilansir dari 9to5google.com, fitur pop-up ini sebenarnya dibuat untuk para user yang memberikan komentar toxic merefleksikan kembali komentar tersebut. Karena itu, pop-up tersebut akan berisikan peringatan dan antipasi kalau user tersebut berpotensi bahaya dalam melakukan tindakan tersebut.

Baca juga:

Awas Malware PC yang Tahan Install Ulang

Selain itu, YouTube juga sedang mengembangkan fitur lain untuk komentar toxic. Walaupun tidak memunculkan pop-up, komentar yang terdeteksi berbahaya dan merugikan dapat dihapus karena melanggar pedoman komunitas yang ada.

YouTube opitimis fitur ini akan memberikan dampak dalam berperilaku di internet dengan baik dan sopan, apalagi dalam memberikan komentar. Walaupun perilaku ini tidak dapat diubah dalam satu malam. Namun, setidaknya YouTube mempunyai pedoman untuk melindungi konten dan komen yang negatif.

Fitur pop-up ini diharapkan dapat memberikan dampak agar berkomentar dengan baik. (Foto: unsplash.com/Sara Kurfess)
Fitur pop-up ini diharapkan dapat memberikan dampak agar berkomentar dengan baik. (Foto: unsplash.com/Sara Kurfess)

Sampai saat ini YouTube baru mencoba di beberapa user dan device. Belum semuanya mendapatkan fitur ini karena juga masih dalam pengembangan. Menurut 9to5google.com, kamu nantinya dapat melihat pop-up tersebut di YouTube dengan menggunakan PC dan smartphonemu.

Dengan adanya fitur pop-up ini diharapkan orang-orang menjadi bijak dalam memilih kata-kata saat berkomentar. Selain itu, fitur ini memang tidak tentu menghilangkan komentar, tetapi memberikan waktu untukmu berpikir dan merefleksikan kembali apa yang kamu tulis. Karena itu, ketika kamu mencoba meninggalkan komentar negatif, pop-up ini akan membuatmu berpikir kembali. (May)

Baca juga:

Rocket Lake, Chip Desktop Gen 11 Intel untuk Gamer Diluncurkan Awal 2021

#YouTube
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Berikut 22 produk, fitur, dan layanan yang masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan hasil verifikasi Komdigi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
YouTube Sempat Down Pagi ini, Sekarang Bisa Diakses Kembali
Saat membuka aplikasi YouTube di ponsel Android maupun iOS, halaman beranda (Home) tampak kosong dan tidak menampilkan daftar rekomendasi.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
YouTube Sempat Down Pagi ini, Sekarang Bisa Diakses Kembali
ShowBiz
Lirik Lengkap Lagu 'LESTARI' dari Wahyu F Giri, Berhasil Curi Perhatian Ribuan Pendengar!
Lirik lagu LESTARI dari Wahyu F Giri berhasil mencuri perhatian pendengar. Lagu ini dirilis pada 25 Mei 2024 lalu.
Soffi Amira - Kamis, 30 Oktober 2025
Lirik Lengkap Lagu 'LESTARI' dari Wahyu F Giri, Berhasil Curi Perhatian Ribuan Pendengar!
Bagikan