Yogyakarta Tiadakan Acara Outdoor Pergantian Tahun Baru

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 15 Desember 2020
Yogyakarta Tiadakan Acara Outdoor Pergantian Tahun Baru

Kawasan Malioboro Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meniadakan event besar di luar ruangan (outdoor) untuk memperingati malam pergantian tahun. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah timbulnya kerumunan yang dapat mempercepat penyebaran COVID-19.

Sekretaris Gugus Penanganan COVID-19 DIY Biwara Yuswantana menjelaskan, Pemda sudah menyurati pemerintah kabupaten dan kota untuk mengawasi seluruh kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

"Biasanya kami adakan pesta di Titik Nol atau Tugu. Tapi tahun ini kami tiadakan. Juga semua kegiatan perayaan hari besar yang dapat menimbulkan kerumunan massal ditiadakan," tegas Biwara di Yogyakarta, Selasa (15/12).

Baca Juga:

Pemkot Bogor Larang Warga Rayakan Tahun Baru

Namun ia menegaskan, Pemda tidak melarang masyarakat membuat acara selama mengikuti persyaratan dan protokol kesehatan new normal yang sudah ditetapkan. Di antaranya pembatasan jumlah peserta, pembatasan waktu penyelenggaraan, dan pemakaian masker.

"Pada dasarnya kami tidak melarang adanya pesta di masyarakat, namun tidak berkerumun,” ungkap Biwara.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, pihaknya melarang masyarakat menyelenggarakan event besar yang berlangsung di luar ruangan saat malam tahun baru.

 Sekretaris Gugus Penanganan COVID-19 DIY Biwara Yuswantana. (Foto: MP/Teresa Ika)
Sekretaris Gugus Penanganan COVID-19 DIY Biwara Yuswantana. (Foto: MP/Teresa Ika)

Pelaksanan kegiatan seluruhnya diarahkan di dalam ruangan, di antaranya dilaksanakan di holet-hotel atau balai desa.

"Itu pun jumlah peserta terbatas dan dengan pengawasan ketat. Intinya tidak boleh ada event yang menimbulkan kerumunan massal. Kalau ada kami bubarkan," tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta ini.

Pihaknya sudah memetakan 6 lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang banyak. Yakni simpang Tugu Yogyakarta, kawasan Malioboro, dan perempatan Titik Nol Kilometer, Alun-Alun Selatan dan utara Kraton Yogyakarta.

Baca Juga:

Risma Perketat Aturan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Heroe menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengaturan dan pembatasan jumlah pengunjung di setiap lokasi tersebut.

Misalnya di kawasan Malioboro akan dibagi menjadi beberapa zona dan jumlah pengunjungnya dibatasi per zonasi. Nantinya akan ada petugas penjaga di setiap pintu masuk zonasi.

“Kita memang tidak bisa membuat orang untuk tidak datang ke Malioboro, kita akan batasi ke Malioboro. Tiap zona kita batasi jumlahnya, sehingga harapan kami malam tahun baru perayaannya tetap dengan protokol COVID-19,” pungkas Heroe. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Layanan Data Telkomsel Diprediksi Melonjak 49,3 Persen saat Natal-Tahun Baru

#Yogyakarta #Virus Corona #Tahun Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Indonesia
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Pengembangan kawasan inklusif di sekitar stasiun terbukti menjadi daya tarik kuat bagi warga
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Indonesia
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Jenis sampah yang paling banyak ditemukan yakni sampah plastik, styrofoam, serta sisa-sisa makanan, dan sampah rumah tangga lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Indonesia
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Seribu lilin dinyalakan sebagai simbol refleksi sekaligus empati bagi warga di Sumatra dan Kalimantan yang tengah dilanda bencana, Rabu (31/12/2025).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Indonesia
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Konsentrasi sampah terlihat paling padat di area alun-alun Museum Fatahillah dan sekitar pintu masuk Stasiun Kota, yang merupakan titik kumpul utama ribuan pengunjung saat merayakan malam tahun baru.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Indonesia
Jakarta Global City Penuh Cinta! Malam Tahun Baru 2026 Hasilkan Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Dalam upaya memastikan transparansi dan ketepatan sasaran, Pemprov DKI menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai mitra penyalur bantuan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Jakarta Global City Penuh Cinta! Malam Tahun Baru 2026 Hasilkan Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Bagikan