Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Maret 2019
Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya

Anggota Yakuza di Jepang. (Foto: indrasmansamapin.blogspot.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NAMA Yakuza tentu saja sering kalian dengar entah dari berbagai film atau cerita-cerita Jepang. Namun, tidak semua orang tahu apa arti sesungguhnya Yakuza, dan seberapa besar pengaruh dari Yakuza sendiri.

Yuk kita ketahui lebih dalam tentang Yakuza, gangster Jepang yang masih tabu dibicarakan dan sangat ditakuti oleh sebagian besar masyarakat Jepang.

1. Salah satu organisasi kejahatan terbesar di dunia

Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya
Kenichi Shinoda (tengah), ketua dari organisasi kriminal terbesar di Jepang, Yakuza. (Foto: cnn)

Yakuza, atau biasa dikenal juga sebagai gokud? atau b?ryokudan merupakan organisasai kejahatan terbesar di Jepang. Biasanya anggota dari Yakuza akan ditandai dengan tato di seluruh tubuh dan senjata khas Jepang, yaitu pedang katana.

Bisnis yang mereka jalani biasanya melibatkan pemerasan, penyelundupan, perdagangan narkoba, prostitusi, perjudian, rentenir, real estate, cuci uang, dan perdagangan manusia.

'Yakuza' juga mengendalikan bisnis pada hampir seluruh bidang di Jepang, mulai dari restoran, bar, agen tenaga kerja, konstruksi, dan berbagai pabrik. Yakuza bukanlah terdiri dari satu organisasi saja, melainkan koleksi dari kelompok-kelompok kejahatan dengan suku asal yang berbeda.

Meskipun begitu, Yakuza juga memiliki sisi baik. Mereka dikenal sebagai kelompok yang sering melakukan donasi dan memberikan bantuan serta perlindungan ketika terjadi bencana alam seperti gempa dan tsunami yang sering terjadi di Jepang.

2. Arti nama Yakuza yang bermakna tidak berguna

Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya
Yubitsume merupakan hukuman mengamputasi jari yang terjadi pada Yakuza. (Foto: thearticlesofasian.com)

Kata Yakuza berasal dari permainan kartu dari Jepang, Oicho-Kabu yang mirip dengan permainan kartu bakarat. Dalam Oicho-Kabu, jika kamu mendapatkan kartu dengan angka 8, 9, dan 3, maka jika dijumlah akan menghasilkan angka 20 yang artinya mendapatkan 0 poin, yaitu kemungkinan terburuk dalam permainan tersebut.

Bahasa Jepang untuk angka 8,9, dan 3 adalah ya, ku, dan za, yang menjadikan kata Yakuza bermaksa sebagai tidak berharga atau tidak berguna.

3. Struktur hirarki dari Yakuza

Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya
Yakuza, organisasi kejahatan Jepang yang telah berumur lebih dari 400 tahun. (Foto: All Taht_s Interesting.)

Struktur dari Yakuza ini lebih seperti kekeluargaan yang mirip dengan struktur organisasi Mafia yang ada di Italia dan Amerika.

Struktur kepemimpinan Yakuza kurang lebih memiliki bentuk piramida. Satu orang yang disebut juga sebagai Kumicho adalah seseorang yang memberikan aturan-aturan terhadap bawahannya. Kumicho memiliki berbagai bawahan dan bos-bos yang memimpin kelompok-kelompoknya lagi.

Kunci dari hirarki ini adalah hubungan oyabun-kobun, yaitu peran ayah dan anak yang menjadi pengikat seluruh klan Yakuza. Oyabun yang memainkan peran ayah sangatlah ditakuti oleh kobun yang berperan sebagai anak.

Jika sang anak berperilaku baik dan patuh, maka sebagai imbalan, oyabun akan memberikan saran, perlindungan serta akan meningkatkan status dan martabat kobun tersebut.

Hirarki ini sangatlah ketat dan harus betul-betul dihormati, karena jika kobun tidak patuh pada oyabun, maka akan ada hukuman serius bagi para pelanggarnya.

Hukuman yang paling sering terjadi adalah kewajiban para anak untuk mengamputasi jarinya dan mengirimkannya kepada kumicho sebagai permohonan maaf. Kegiatan memotong jari ini disebut dengan istilah yubitsume.

4. Peran perempuan dalam organisasi Yakuza

Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya
Para istri dari Yakuza juga memiliki tato disekujur tubuhnya yang jarang diperlihatkan. (Foto: Japan Society)

Menurut Chloé Jafé, fotografer yang menetap sementara di Jepang untuk melakukan riset, memberikan sedikit banyak cerita tentang kehidupan para perempuan di sekitar Yakuza, mulai dari yang berperan sebagai istri, anak perempuan, dan wanita simpanan.

Yakuza sangat jarang bergender perempuan. Gender perempuan sangatlah dikesampingkan di dalam dunia Yakuza'. Berbeda dengan mafia di bagian barat, para istri dari Yakuza tidak terlibat dalam aktivitas kriminal.

Karena pekerjaan suaminya, para istri dari Yakuza ini biasanya hidup di dalam komunitas kecil yang rahasia, dan hanya bergaul dengan sesama istri Yakuza. Bahkan perempuan-perempuan yang berperan sebagai istri dan anak pun hanya berstatus sedikit lebih tinggi dibanding para pembantu.

Dari penelitiannya, Chloé mengatakan bahwa para perempuan ini awalnya tidak membayangkan kehidupannya kelak jika menjadi istri dari Yakuza. Siapapun bisa menjadi istri Yakuza, tanpa ada kriteria khusus. Mereka jatuh cinta terhadap seseorang, yang sesungguhnya merupakan anggota Yakuza, dan itu semua terjadi begitu saja.

5. Makna tato menurut Yakuza

Yakuza, Mafia Misterius Jepang dan 5 Fakta Menarik Dibaliknya
Horiyoshi III, tattoo artist legendaris yang mentato para Yakuza. (Foto: vice.com)

Yakuza identik dengan tato pada seluruh tubuh yang bisa menggambarkan simbol dari klan mereka, gambar tentang kejadian historis di Jepang, atau prajurit samurai.

Tato yang dimiliki oleh Yakuza sesungguhnya biasanya tidak terlalu sering dipamerkan karena tujuan Yakuza mentato tubuhnya bukanlah hanya sekedar keperluan penampilan, melainkan adanya cerita dibalik setiap goresan artistik di tubuh mereka.

Dilansir vice.com yang mewawancarai Horiyoshi III, tattoo artist legendaris tempat dimana para Yakuza mempercayakan tubuhnya untuk digambar secara permanen, mengatakan bahwa tato merupakan ekspresi kebudayaan yang sangat kental di Jepang.

Di Jepang, tato memiliki konotasi yang sangat dalam, ketimbang hanya untuk kepentingan fesyen dan terlihat keren. "kami tidak menggunakan tato untuk memamerkan maskulinitas," ungkapnya.

Hal ini didasari dengan tradisi Jepang pada jaman Edo, dimana simbol tato akan dijadikan cap akan seberapa besar kejahatan yang dilakukan.

Tattoo artist yang menolak untuk men-tato bagian tubuh diatas leher dan di tangan ini juga mempercayai bahwa sesuatu yang indah adalah apa yang tidak bisa kamu saksikan. "tato yang ada ditubuhmu bisa menceritakan sejarah personal dan pengalamanmu", yang menurutnya bukan diperuntukkan sebagai konsumsi publik.

Seberapa keras pun mereka menutupinya, orang-orang Jepang tetap bisa mengetahui bahwa jika seseorang memiliki tato di sekujur tubuhnya, maka dia akan langsung dilabel sebagai Yakuza.

Karena ketabuan tato di Jepang dan label Yakuza ini, gubernur di Osaka bahkan mengharuskan karyawannya yang bekerja di pengadilan Osaka untuk menghapus tatonya untuk menghindari penghakiman orang-orang yang melabel orang bertato sebagai Yakuza. Bahkan kamu tidak bisa mandi di pemandian terbuka di Jepang jika kamu memiliki tato! (shn)

#Yakuza #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Fun
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Pemutusan hubungan itu terjadi setelah kontroversi yang memicu kecaman luas di China.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Bagikan