Wisata Sejarah Kota Tua Cirebon di Sekitar Gedung BAT

Muchammad YaniMuchammad Yani - Minggu, 23 Mei 2021
Wisata Sejarah Kota Tua Cirebon di Sekitar Gedung BAT

Gedung BAT di Kota Cirebon, heritage peninggalan kolonial. (Foto: Humas UIN Sunan Kalijaga Cirebon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LOKASI di sekitar Gedung British American Tobacco atau Gedung BAT menjadi salah satu tempat nongkrong anak muda Kota Cirebon. Pada malam hari, anak-anak ditemani warung kuliner dadakan.

Sekedar menikmati kopi panas dan gorengan sudah cukup bagi pengunjung untuk menikmati keindahan Gedung BAT di malam hari. Pengunjung dijamin bakal betah di lokasi “kota tua” Cirebon ini.

Baca juga:

Menikmati Kuliner Malam di Braga

Keberadaan Gedung BAT membuat pariwisata Kota Cirebon tak hanya dikenal sebagai wisata belanja dan kuliner saja, melainkan juga sebagai kota wisata sejarah.

Gedung BAT sendiri merupakan bangunan tua peninggalan Zaman Kolonial Belanda yang hingga saat masih bediri kokoh. Dahulu, Gedung BAT adalah tempat industri pabrik rokok yang terkenal dan menjadi salah satu ikonik dari Kota Cirebon, serta menjadi saksi sejarah kejayaan pabrik rokok di Kota Cirebon.

Gedung ini memiliki gaya arsitektur khas kolonial Belanda. Karena itulah kemudian menjadi daya tarik warga dan para wisatawan baik lokal maupun dari luar kota Cirebon bahkan mancanegara.

Gedung ini menjadi salah satu titik tempat nongkrong anak muda Cirebon. (Foto: Instagram/rires.me)
Gedung ini menjadi salah satu titik tempat nongkrong anak muda Cirebon. (Foto: Instagram/rires.me)

Gedung ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Cirebon sebagai salah satu cagar budaya yang dimiliki Kota Udang. Meski sudah tidak berfungsi lagi, tetapi gedung ini masih terus dijaga dan dirawat kelestariannya.

Tentunya gedung ini dijadikan destinasi berswafoto yang sangat instagramable dan menjadi Spot foto yang sangat aestetic dan eksotis bagi pengunjungnya.

Secara administrasi gedung BAT terletak pada jalan Pasuketan No. 1 Kampung Kebumen, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:

Perbukitan dan Pegunungan di Sleman jadi Destinasi Wisata Favorit

Gedung ini berada di pojok perempatan, dan berseberangan dengan Bank Mandiri. "Gedung BAT merupakan bangunan milik perusahaan asal Inggris yang difungsikan sebagai pabrik untuk pembuatan rokok," kata pengurus Gedung BAT, Muhamad Yusuf, sebagaimana dikutip dari laman UIN Sunan Kalijaga Cirebon.

Rokok-rokok yang biasa diproduksi antara lain Lukcy Strike, Pall Mall, Ardath, Kansas, Commfill, dan sebagainya. Adapun rokok-rokok yang diproduksi di bawah tahun 1960 adalah Double Ace, Gold Fish, Mascot, Medal, Kresta, Pirate, Bison, dan rokok khusus untuk militer.

Gedung BAT menjadi salah satu ikon kota Cirebon. (Foto: Instagram/divalestari22)
Gedung BAT menjadi salah satu ikon kota Cirebon. (Foto: Instagram/divalestari22)

Saat masa perang dunia kedua di tahun 1942, perseroan mengalami hambatan, usaha dan kekayaan perseroan jatuh di tangan pemerintahan Jepang sehingga kegiatan perseroan menjadi terhenti beberapa waktu.

Usai perang dunia kedua, pada tahun 1949 bendera perseroan telah kembali membaik, kali ini dengan memakai nama baru, yaitu British America Tobacco Manufacture (Indonesia) Limited.

Sejak Mei 2010, Gedung BAT Cirebon yang dimiliki oleh PT Bentoel International Investama (BINI) sudah tidak lagi digunakan untuk memproduksi rokok, karena pada tahun 2010 seluruh produksi sudah dipindahkan ke Jawa Timur, tepatnya di Malang.

Kini bangunan BAT dibiarkan kosong bertahun-tahun. Meski demikian, jalanan di depan Gedung BAT tidak sepi dari berbagai aktivitas warga, seperti yang biasa dilakukan anak muda Cirebon. (Imanha/Jawa Barat)

Baca juga:

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Dipamerkan di Dubai

#Wisata Cirebon #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Bagikan