Sains

NASA Temukan 'Pintu Misterius' di Mars

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 17 Mei 2022
NASA Temukan 'Pintu Misterius' di Mars

NASA temukan 'Pintu Misterius' di Mars (Foto: pixabay/aynur_zakirov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NASA baru-baru ini mengejutkan publik dengan temuan mereka. Kehebohan ini berawal dari robot Curosity NASA yang mengambil sebuah foto fitur lovecraftian di permukaan Mars, minggu lalu. Namun, terdapat lubang yang tampak persegi panjang. Lalu bayangan di batuan terbuka seolah mengarah ke bawah tanah Mars.

Foto tersebut diambil pada 7 Mei oleh Mastcam robot Curiosity ketika mendaki Gunung Sharp. Karena keanehannya, foto hitam-putih kasar itu menuai teori konspirasi. Banyak yang mengira lubang itu seperti pintu masuk alien ke bawah tanah.

Baca Juga:

Perusahaan ini Buka Trip ke Angkasa Luar di 2023

Sebuah lubang berbentuk persegi panjang di Mars menyerupai pintu (Foto: NASA/JPl-caltech/MSSS)

Ashwin Vasavada, ilmuwan proyek di Mars Science Laboratory, mengatakan lubang itu jelas bukan pintu masuk seperti di video gim. "Itu hanya ruang antara dua patahan di batu," kata Vasavada seperti dikabarkan Gizmodo.

Vasapada menjelaskan retakan atau lubang itu hanya setinggi sekitar satu kaki, lubang itu terkubur dan terbuka saat pasir di permukaan Mars bergeser.

Selama proses tersebut, batu pasir berada di bawah tekanan yang bervariasi sehingga menyebabkannya melengkung dan patah di tempat berbeda.

"Retak (lubang) yang kita lihat di daerah ini umumnya vertikal," jelasnya. Vasapada juga menjelaskan fraktur berbentuk pintu tersebut amat mungkin terbentuk dari dua cara.

"Saya pikir apa yang kita lihat di sini merupakan dua patahan vertikal. Bagian tengah telah dilepas, atau satu patahan vertikal, dan balok-balok itu telah sedikit bergeser," jelas Vasapada.

Baca Juga:

SpaceX Kirim Semut ke Luar Angkasa

Robot penjelajah Curiosity sudah menjelajahi Mars sejak mendarat pada Agustus 2012. (Foto: pixabay/wikiImages)

Robot penjelajah Curiosity sudah menjelajahi Mars sejak mendarat pada Agustus 2012 di Kawah Gale. Penjelajah itu sudah menempuh jarak 17,3 mil (27,84 kilometer) dalam 3.472 hari Mars. Ketika tidak mengumpulkan sample batuan dan tanah, Curiosity mengambil foto dengan Mastcam panorama.

Foto dari Curiosity tersebut merupakan contoh lain dari kecenderungan kamu untuk melihat bentuk yang sudah dikenal pada lanskap yang tidak dikenal. Di masa lalu, banyak orang mengira mereka telah melihat berbagai jenis benda asing di Mars, seperti sendok dan tupai. (Ryn)

Baca Juga:

NASA Garap Taksi Terbang Berbasis Tenaga Listrik

#Sains #NASA
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Dunia
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Beberapa kasus dugaan spionase yang melibatkan warga negara China juga muncul belakangan ini di AS.
Dwi Astarini - Kamis, 11 September 2025
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Bagikan