We Are Neurotic Bawakan Irama Disko Funk dalam Album Terbaru

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 13 November 2023
We Are Neurotic Bawakan Irama Disko Funk dalam Album Terbaru

We Are Neurotic rilis album baru. (Foto: Dok/Atas Music)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GRUP musik funk, disco, dan house asal Jakarta yang sempatt menjadi sorotan dunia, We Are Neurotic, akhirnya melepas album penuh bertajuk You Are Not Even Close. We Are Neurotic yang beranggotakan Mono, Karel, dan Yosaviano Santoso, merilis album ini melalui label rekaman Atas Music.

Dalam bentuknya yang utuh tersebut, lagu-lagu dalam You Are Not Close Enough mencakup berbagai emosi dari mulai melankolis (Mendung), menentang (Ambisi) hingga riang (Mentari) dan sinis (Semesta) serta diiringi musik yang siap membuat siapapun menganggukkan kepala dan menggoyangkan tubuh.

Baca juga:

Perpaduan Matter Halo bersama Our Shame dalam 'Performance In a Dream'

Walaupun pendengarnya kini sudah mencakup mancanegara, We Are Neurotic justru menyajikan lebih dari separuh lirik album dalam bahasa Indonesia, termasuk lagu Cipulir Disco Funk.

“Liriknya sengaha dibuat menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat musik kami terdengar unik,” ucap Karel dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Minggu (12/11).

Sementara itu, proses rekaman lagu You Are Not Even Close bersifat rumahan dengan Mono dan Karel bergantian menangani produksi di Atas Music, studio pribadinya Mono. Putri Mono, Summer Snow, dan istri Mono, Cinta Ruhama Amelz, masing-masing menyumbang vokal di lagu Mentari dan monolog di lagu Hujan. Bahkan lukisan oleh mendiang seniman legendaris Wagiono dapat digunakan sebagai kover album antara lain karena cucu sang maestro tersebut belajar piano dari Mono di rumahnya.

“Iman Anggoro, putranya Wagiono, selalu bercerita kalau warisan terbesar yang ditinggalkan ayahnya adalah karya-karya seninya, dan dia akan dengan senang hati mengizinkan kami menggunakan karya peninggalan ayahnya,” jelas Mono.

Baca juga:

Tuhan Memberkati, Konser Emas 50 Tahun God Bless

Secara keseluruhan, You Are Not Even Close adalah kelahiran kembali yang memikat dari We Are Neurotic, dan bukti bahwa ada banyak cara untuk membuat musik kita disimak dan bahkan menjangkau pendengar di seluruh dunia.

“Mudah-mudahan album ini memperkenalkan kembali We Are Neurotic kepada publik. Selain itu, You Are Not Even Close adalah karya yang mewakili perjalanan We Are Neurotic sampai momen ini. Album berikutnya pasti akan berbeda karena momennya akan bertambah,” pungkas Yosa. (far)

Baca juga:

RINNI Rayakan EP 'Crescent' Secara Intens

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
D.O. EXO menghadirkan “Guitarist” sebagai lagu utama mini album DOPAMINE, menggunakan metafora gitar untuk menggambarkan tumbuhnya ketertarikan dan rasa cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
ShowBiz
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
Trainee JKT48 Gen 13 dan Gen 14 menghadirkan single “Bagai Cinta Pertama” yang bercerita tentang keberanian mendekati orang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
ShowBiz
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
Reality Club merayakan satu tahun album keempat Who Knows Where Life Will Take You? lewat live session yang membawakan 10 dari 13 lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
ShowBiz
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
Ziva Magnolya menghadirkan 'Pelindungmu', lagu tentang ketulusan menjaga, menemani, dan tetap berada di sisi orang terkasih dalam berbagai keadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
ShowBiz
Nicole Robertson Hadirkan 'Narcissist', Kisah tentang Sulitnya Meninggalkan Hubungan Tak Sehat
Nicole Robertson menghadirkan single 'Narcissist' dengan warna alternative R&B, mengangkat kisah sulitnya meninggalkan hubungan yang sudah tidak sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Nicole Robertson Hadirkan 'Narcissist', Kisah tentang Sulitnya Meninggalkan Hubungan Tak Sehat
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
Menurut Uan, ada kendala terkait dengan pembayaran bagasi serta kepastian penginapan yang menjadi bagian dari kebutuhan perjalanan mereka menuju Batam.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
ShowBiz
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
Lagu 'Anak Kampung” kembali viral di TikTok. Versi Bulan Triana yang dirilis pada 2021 telah digunakan sekitar 1,5 juta kali, termasuk oleh Hearts2Hearts.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
Festival ini kembali menempatkan diri sebagai ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
ShowBiz
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Jangar merilis single 'Air Keras' sebagai pembuka menuju album kedua, Raja Pasir. Lagu ini mengangkat isu tindakan represif dan kekuasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Bagikan