Musik

Tuhan Memberkati, Konser Emas 50 Tahun God Bless

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 11 November 2023
Tuhan Memberkati, Konser Emas 50 Tahun God Bless

God Bless rayakan konser emas 50 tahun bersama Tohpati Orchestra. (Foto: Dok. Megapro Communications)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIMA puluh tahun bukanlah waktu yang singkat bagi perjalanan satu grup musik. Ibarat umur manusia, angka ini menandakan usia emas yang tak semua band bisa mencapainya.

Namun, hal tersebut tak berlaku bagi God Bless. Band yang kini beranggotakan Achmad Albar (vokal), Ian Antono, (gitar), Donny Fattah (bass), Abadi Soesman (kibor), dan Fajar Saritama (drum) mampu bertahan hingga usia 50 tahun. Dan untuk merayakannya, mereka menggelar konser.

Ratusan orang terlihat memadati depan Istora Senayan, Jakarta pada Jumat (10/11). Tak sedikit dari mereka memakai kaus bertuliskan 'God Bless'. Sebuah kata sekaligus doa dari penggemar untuk band rock yang berdiri pada 1973.

Baca juga:

Jelang Konser 50 Tahun, God Bless Terima Penghargaan MURI

Pembuka konser emas God Bless oleh Padi Reborn. (Foto: Dok. Megapro Communications)

Saat jam menunjukkan pukul 19.00 WIB, para penonton pun mulai berbondong memasuki Istora Senayan. Mereka disambut dengan suara drum yang menggebu serta efek gitar yang begitu merdu.

Padi Reborn dipercaya sebagai pembuka konser emas ini. Mereka membawakan lagu-lagu hit seperti "Begitu Indah", "Sobat", hingga "Sang Penghibur". Serta menutup penampilan dengan membawakan salah satu lagu God Bless yang jarang dibawakan.

"Sebuah kehormatan untuk Padi Reborn, tepat di tanggal 10 dan hari pahlawan ini, Padi Reborn menjadi bagian dari konser 50 tahun mereka," ucap vokalis Padi Reborn Fadly sesaat sebelum memainkan lagu "Misteri".

Sebelum tampil di konser ini, God Bless menerima penghargaan sebagai 'Band Bergenre Rock Indonesia yang Masih Aktif Sampai Saat Ini' dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Waktu bergerak merangkak hingga sampai di saat yang ditunggu oleh para penggemar. Kehadiran sosok yang mungkin tak lagi muda, tapi memiliki semangat berapi: Merekalah para personel God Bless.

Diawali dengan intro yang dibawakan secara kirana oleh Tohpati Orchestra, para personel mulai naik satu per satu ke atas panggung.

Ian Antono, Abadi Soesman, Fajar Saritama, dan Achmad Albar langsung mengguncang panggung dengan lagu "Musisi". Sayangnya, Donny Fattah sang pembetot bass tak bisa hadir karena masalah kesehatan

Tanpa jeda sedikit pun, God Bless langsung melanjutkan dengan "Bla Bla Bla". Saat lagu dimulai, terlihat properti hujan api di depan panggung, membuat penampilan semakin cadas.

"Selamat malam.. asyik banget ya, enggak nyangka dengan kamu semua yang hadir di malam ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kalian semua," ucap Achmad Albar kepada para penonton yang memadati seisi Istora Senayan malam itu.

Walaupun dibersamai dengan auman distorsi efek gitar yang begitu menggelegar, ketukan drum yang power up, tetapi sang vokalis yang akrab disapa Iyek tak banyak bergerak kesana kemari.

Tak apa, ini tak membuat esensi musik rock yang dibawakan God Bless hilang semangat. Deretan lagu seperti "Selamat Pagi Indonesia", "Menjilat Matahari", dan "Cermin" membuktikan hal tersebut.

Di tengah penampilannya, Iyek juga tampak membicarakan penjajahan Israel terhadap Palestina. Penjajahan yang merenggut ribuan nyawa anak-anak dan perempuan nonkombatan.

"Lagu berikutnya membicarakan tentang perang. Bila berbicara tentang perang, kita teringat tentang Palestina dan Israel. Semoga perang ini cepat selesai dan Palestina bisa merdeka," seru Iyek sesaat sebelum memainkan lagu "Maret 1989".

Selesai lagu tersebut, seisi Istora pun menjadi gelap, lampu dimatikan, tapi suara sorak dari penonton masih terdengar. Sebuah pengumuman dari God Bless secara mendadak muncul di layar LED kanan dan kiri panggung

"Selamat menikmati sesi kedua dalam konser emas 50 tahun God Bless yang akan tampil dalam format akustik," bunyinya.

Lampu pun kembali dihidupkan, di depan panggung terlihat layar LED berdiri tegak menghadap penonton. Dalam sesi kedua ini, God Bless menghadirkan format akustik dengan merepertoar lagu seperti "Balada Sejuta Wajah", "Syair Kehidupan", "Sudahlah Aku Pergi", dan "Huma Di Atas Bukit".

"Buka.. buka.. buka.. buka...," seru penonton yang merasa sudah cukup dengan dosis akustik dan ingin kembali menghentak dengan lagu-lagu God Bless lainnya yang membara.

Benar saja, lengkingan gitar memekakkan telinga hasil jari-jemari gitaris Eet Sjahranie terdengar menggelegar di seisi Istora, ia memainkan lead gitar dari lagu "Srigala Jalanan" yang dibawakan oleh Kotak.

Baca juga:

God Bless Maksimalkan Penampilan di Konser Perayaan 50 Tahun

Penampilan God Bless bersama Nicky Astria dan Anggun C. Sasmi. (Foto: Dok. Megapro Communications)

Tak hanya Kotak, beberapa bintang tamu lainnya yang sudah dijanjikan oleh God Bless pun hadir memeriahkan konser emas 50 tahun God Bless. Di antaranya Kaka Slank yang memainkan "Zakia", Anggun C. Sasmi memainkan "Mimpi", Nicky Astria memainkan "Panggung Sandiwara", lalu dua perempuan tersebut bersatu dalam lagu "Bis Kota".

Terhitung lebih dari 60 menit God Bless menyajikan penampilan spektakuler dan bertenaga pada malam istimewa tersebut.

Tak ingin mengecewakan penonton, God Bless pun memawakan tiga lagu wajib pada adegan terakhir konsernya. Ketiganya adalah "Kehidupan", "Rumah Kita" dan "Semut" yang dinyanyikan bersama para bintang tamu pada malam tersebut.

'Konser Emas 50 Tahun God Bless with Tohpati Orchestra' pun berjalan dengan lancar dan aman. Penonton melebarkan senyum dan tawa lantaran menjadi bagian dari perjalanan panjang God Bless yang kini sudah berusia 50 tahun. (far)

Baca juga:

Jelang Konser 50 Tahun, God Bless Lepas Video Musik 'Musisi'

#November Sebangsa Berkibar #God Bless #Musik #Konser Musik #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
JBL menggelar showcase interaktif yang berlangsung di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, pada 21–25 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
ShowBiz
Jeff Satur Perluas Kiprah Global lewat Kerja Sama dengan Universal Music
Jeff Satur menyambut kemitraan ini sebagai kesempatan melanjutkan perjalanan kreatifnya tanpa mengesampingkan identitas artistik yang selama ini ia bangun.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Jeff Satur Perluas Kiprah Global lewat Kerja Sama dengan Universal Music
ShowBiz
John Mayer Kembali dengan 'Tom and Jerry' Setelah Lima Tahun Tanpa Single Baru
John Mayer mendirikan Sob Rock Records bersama Mercury Records dan bersiap merilis 'Tom and Jerry', single pertamanya dalam lima tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
John Mayer Kembali dengan 'Tom and Jerry' Setelah Lima Tahun Tanpa Single Baru
ShowBiz
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Kisah Pengorbanan Ayah
Giant Jay feat. Dewanda Pratama menghadirkan 'Kalau Aku Lebih Darinya', lagu tentang pengorbanan ayah, kasih sayang, dan harapan untuk masa depan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Kisah Pengorbanan Ayah
Indonesia
Jadwal MRT Jakarta saat Konser Kanye West 24 Oktober 2026, Beroperasi hingga 01.30 WIB
MRT Jakarta memperpanjang operasional saat konser Kanye West di GBK pada 24 Oktober 2026. Simak jadwal layanan hingga pukul 01.30 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal MRT Jakarta saat Konser Kanye West 24 Oktober 2026, Beroperasi hingga 01.30 WIB
ShowBiz
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
KRTM merilis 'Ini Belum Selesai' bersama Chika Olivia, single tentang keberanian mengejar kembali impian sebelum album debut mereka bulan depan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
ShowBiz
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
Secara tematis, 'The Greatest Show On Earth' mengisahkan sepasang kekasih yang berjuang mempertahankan kepercayaan satu sama lain.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
ShowBiz
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
Kenali tujuh sub-unit SEVENTEEN hingga Oktober 2026, mulai dari BSS, JxW, HxW, CxM, DK x Seungkwan, V8, hingga JxJ.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
ShowBiz
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
Menggambarkan kasih sayang seorang ayah yang tidak selalu diungkapkan melalui kata-kata.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Bagikan