TAK selamanya diet membuat penampilan terlihat segar dan langsing. Diet tanpa mengikuti petunjuk yang tepat akan berakibat buruk bagi elastisitas kulit. Diet tanpa memerhatikan nutrisi yang tepat akan mengakibatkan kurangnya kolagen pada kulit. Hal tersebut menyebabkan penuaan dini.
“Kurangnya nutrisi dalam tubuh akan menyebabkan timbulnya garis-garis halus pada wajah,” ujar ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Inge Permadhi.
Selain membuat kulit kendur, diet berlebihan juga dapat membuat kulit tampak kering dan kusam. Menurutnya, hal tersebut disebabkan karena tubuh kurang mendapat asupan vitamin seperti vitamin E, vitamin C, vitamin K, dan vitamin A.
Selain kekurangan vitamin, kulit yang berkeriput dapat disebabkan karena kurangnya cairan dalam tubuh dan pengurangan kalori dalam jumlah yang tidak wajar.
Ketika menjalankan program diet, beberapa orang memasang target jangka waktu dan berat badan yang diinginkan. Idealnya, pengurangan kalori adalah 500 kalori perhari dan berat badan yang dicapai yakni setengah hingga satu kilogram perminggu.
“Jika ingin turun tiga kilo dalam seminggu berarti pengurangan kalori dilakukan secara tidak wajar,” ungkap Inge. Hal tersebut akan mengganggu metabolisme dan menyebabkan kulit kusam.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan elastisitas kulit yang hilang selama menjalani diet ekstrim yakni dengan memulai makan dengan baik. ia menganjurkan makan makanan yang mengandung banyak nutrisi. Supaya kulit kembali terlihat fresh, dirinya menyarankan untuk rutin mengonsumsi buah dan sayur. “Jangan lupa juga untuk rutin minum air putih,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, pelaku diet perlu menambahkan menu makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti kacang-kacangan dan buah-buahan. Makanan yang tinggi antioksidan disinyalir mampu melawan proses penuaan dini.
Selain itu, dirinya menilai pentingnya mengurangi asupan gula. “Gula bisa didapat dari konsumsi buah-buahan,” ucapnya.
Dirinya juga menyarankan olahraga yang teratur. “Olahraga membuat tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen. Oksigen yang dialirkan di dalam darah baik untuk kesehatan kulit,” ungkapnya.
Olahraga dilakukan dalam frekuensi yang tepat dan di waktu yang tepat. Olahraga yang berlebihan justru akan membuat tubuh menjadi kelelahan. (Avia)