Waspada El Nino Godzilla, Ini 7 Cara Bertahan di Musim Kemarau Panjang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Waspada El Nino Godzilla, Ini 7 Cara Bertahan di Musim Kemarau Panjang

El Nino Godzilla mengancam Indonesia. (foto: unsplash/redccharlie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena El Nino dikenal sebagai salah satu anomali iklim yang berdampak besar pada pola cuaca global, termasuk di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah 'El Nino Godzilla' kerap digunakan untuk menggambarkan intensitas El Nino yang sangat kuat—ditandai dengan suhu permukaan laut yang jauh lebih hangat dari normal di Samudra Pasifik.

Dampaknya bagi Indonesia tidak bisa dianggap sepele. Musim kemarau cenderung berlangsung lebih panjang, curah hujan menurun drastis, hingga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan.

Menghadapi kondisi ekstrem seperti ini, kesiapan menjadi kunci. Baik individu maupun masyarakat perlu mengambil langkah antisipatif agar dampaknya bisa diminimalkan.

Baca juga:

El Nino Godzilla Intai Indonesia, Sektor Kesehatan dan Ketenagakerjaan Wajib Siaga Satu

1. Menghemat dan Mengelola Air dengan Bijak

Selama periode El Niño, ketersediaan air bersih berpotensi menurun. Karena itu, penting untuk menghemat penggunaan air dalam aktivitas sehari-hari. Gunakan air secukupnya, perbaiki kebocoran, serta manfaatkan kembali air bekas (greywater) untuk kebutuhan non-konsumsi seperti menyiram tanaman.

2. Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Suhu udara yang meningkat dapat memicu dehidrasi hingga kelelahan. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup, menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, serta menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.

3. Waspada terhadap Risiko Kebakaran

Kemarau panjang meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan. Hindari membakar sampah sembarangan, terutama di area terbuka atau lahan kering. Jika tinggal di daerah rawan, penting untuk memahami jalur evakuasi dan memantau informasi resmi.

Baca juga:

Antisipasi El Nino 2026, Pemprov DKI Siapkan Strategi Ketahanan Pangan

4. Menyesuaikan Aktivitas Pertanian

Bagi sektor pertanian, El Niño dapat berdampak pada hasil panen. Petani disarankan menyesuaikan jadwal tanam, memilih varietas yang lebih tahan kekeringan, serta mengoptimalkan sistem irigasi yang efisien.

5. Menghemat Energi Listrik

Penggunaan pendingin ruangan seperti AC dan kipas angin biasanya meningkat saat suhu panas. Menghemat listrik tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga membantu menjaga kestabilan pasokan energi secara nasional.

6. Memantau Informasi Cuaca Secara Berkala

Masyarakat perlu rutin mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi terkini akan membantu dalam mengambil langkah antisipasi yang tepat.

7. Menyiapkan Cadangan Kebutuhan Pokok

Gangguan pada sektor pertanian dan distribusi air dapat memengaruhi ketersediaan bahan pokok. Menyimpan cadangan secukupnya bisa menjadi langkah preventif menghadapi situasi yang tidak menentu.

Baca juga:

Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Pengelolaan Air Hadapi El Nino

Fenomena El Nino dengan intensitas tinggi memang tidak dapat dihindari. Namun, dampaknya bisa diminimalkan dengan kesiapsiagaan yang baik.

Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan iklim ini. Dengan langkah yang tepat, masyarakat Indonesia tetap dapat beradaptasi dan bertahan di tengah kondisi cuaca ekstrem. (Far)

#Dampak El Nino #Apa Itu El Nino #Fenomena El Nino #Kemarau #Kekeringan #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa (3/11). Berikut daftarnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Cek update prakiraan cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026! Siap-siap hadapi cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat berstatus siaga di Jawa & Sumatera, hingga ancaman panas terik.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Bagikan