Waspada, Begini Cara Penularan Virus Ebola

Fadhli Fadhli - Kamis, 20 November 2014
Waspada, Begini Cara Penularan Virus Ebola

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan- Beberapa waktu belakangan, kita dihebohkan dengan kembali menyebarnya virus Ebola. Virus ini telah menyebar ke penjuru bumi, termaksud Amerika. Salah satu korbannya adalah seorang dokter bedah asal Amerika berusaia 44 tahun bernama Martin Salia.

Meski hingga saat ini dinas kesehatan Indonesia masih menyatakan Indonesia terbebas dari ebola namun alangkah baiknya kita mengenal sedikit banyak mengenai Ebola.

Ebola muncul pada tahun 1976 yang dilaporkan terjadi secara bersamaan di Sudan dan di dekat Sungai Ebola di Republik Demokratik Kongo.

Ada beberapa kecenderungan yang bervariasi dalam beberapa laporan yang menjelaskan betapa berbahayanya Ebola bagi manusia, dengan angka kematian telah mencapai setinggi 90 persen. Dengan angka penjangkitan pada saat itu hanya lebih dari 50 persen di Kongo.

Virus Ebola adalah penyebab penyakit demam berdarah Ebola. Ada lima strain virus Ebola, yakni Bundibugyo ebolavirus, Zaire ebolavirus, Reston ebolavirus, Sudan ebolavirus, dan Tai Forest ebolavirus. Reston ebolavirus didapati di Filipina dan China pada binatang, namun jenis ini tidak memberikan penyakit pada manusia meskipun bisa menginfeksi. Yang paling sering menimbulkan wabah adalah jenis Bundibugyo, Zaire ebolavirus, dan Sudan ebolavirus

Virus ini menular ke manusia melalui kontak langsung dengan darah, organ, atau cairan tubuh lainnya dari hewan yang terinfeksi, termasuk kelelawar buah yang biasa disantap sebagai makanan lezat.

Gejalanya meliputi demam, merasa sangat lemah, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan yang diikuti dengan muntah, diare, ruam, gangguan ginjal dan fungsi hati, dan dalam beberapa kasus, bisa terjadi perdarahan internal dan eksternal.

Seseorang dapat menularkan ebola selama darah dan cairan tubuh mereka mengandung virus. Masa inkubasi untuk penyembuhan dapat berlangsung antara dua hingga 21 hari.

#Virus Ebola #News #Informasi Kesehatan #Healt
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan yang secara resmi disetujui untuk Bundibugyo, jenis Ebola baru tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Indonesia
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Wabah Ebola ini terjadi di sebuah wilayah yang telah terdampak konflik bersenjata selama 30 tahun, dengan kebutuhan bantuan kemanusiaan yang tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Dunia
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
WHO umumkan wabah Ebola di RD Kongo kini wabah terbesar kedua sepanjang sejarah dengan 4.449 kasus terkonfirmasi dan 2.061 kematian.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Dunia
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
WHO telah mengirim tim ahli ke Uganda sejak Januari untuk membantu pemerintah setempat menangani wabah.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
Dunia
42 Hari Tanpa kasus Baru, Wabah Ebola di Uganda Resmi Berakhir
Kabar gembira bagi dunia kesehatan
Wisnu Cipto - Sabtu, 26 April 2025
42 Hari Tanpa kasus Baru, Wabah Ebola di Uganda Resmi Berakhir
Bagikan