Warga Ngamuk Mau Gebuki Agus Pea Sampai Mati

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 09 Oktober 2015
Warga Ngamuk Mau Gebuki Agus Pea Sampai Mati

Warga menyaksikan olah TKP di kediaman tersangka pencabulan, Agus Pea, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (9/10). (Foto: MerahPutih/Fachruddin Chalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Hukum - Ratusan warga memadati kediaman Agus Pea tersangka pelecehan seksual perempuan berinisial T (15) di kampung Rawa Lele. Kalideres, Jakarta Barat.

Mereka datang untuk melihat oleh tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polda Metro Jaya dibantu Mabes Polri. Sebagian besar warga yang turut menyaksikan oleh TKP berteriak-teriak dan geram dengan ulah Agus Pea.

Bahkan ada juga beberapa warga yang meminta agar polisi membebaskan Agus untuk kemudian diadili warga. Menurut warga perbuatan yang dilakukan Agus sudah tidak bisa dimaafkan. Selain mencabuli perempuan belia, Agus juga menjadi pemasok narkoba untuk anak-anak di kampungnya.

"Pukulin aja pak sampe mati, orang seperti itu merusak anak-anak kita disini, pak Polisi tolong keluarkan Agus, biar kita adili saja di sini," teriak beberapa warga yang sudah tersulut emosinyam Jumat (9/10).

Menurut Kartiyoso, (50) sosok Agus dikenal sebagai sosok yang tertutup dan tidak disukai oleh warga di kampungnya. Tidak ada satupun warga di sini yang mau berteman dengannya. Adapun, Agus diperiksa dalam kasus pembunuhan keji bocah PNF yang jasadnya dibuang dalam kardus.

"Di sini dia enggak punya temen mas, makanya dia ngajak anak-anak kecil main di rumahnya, jajan di warungnya. Orang residivis seperti itu nggak ada yang mau nemenin, orang-orang disini udah kenal siapa dia, makanya dia enggak punya temen, kalo ada yang nongkrong di warung itu temen-temennya dari luar, bukan dari kampung sini, makanya biar enggak kejadian lagi, orang kayak begitu mending dimusnahkan saja," ujar Kartiyoso Geram. (Aka

BACA JUGA:  

  1. Kesaksian Eko Orang Pertama Penemu Jenazah Bocah PNF 
  2. Hingga Kini Kondisi Ibunda Bocah PNF Masih Terguncang 
  3. Testimoni Tetangga Bocah PNF Korban Perceraian 
  4. Selain Cabuli Gadis T, Agus Pea Juga Cekik Charlie Leonarno 
  5. Dinilai Pribadi Baik, Tetangga Nyaris Tidak Percaya Agus Tega Cabuli Gadis ABG 
  6. Polisi Olah TKP di Kediaman Tersangka Pencabulan ABG
#Pembunuhan #Pelecehan Seksual #Liputan Khusus #Bocah Dalam Kardus #Bocah PNF #Agus Pea
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Bagikan