Warga Bekasi Cium Bau Mirip Gas Bocor, BPBD dan PGN Cari Tahu Penyebabnya

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 19 April 2025
Warga Bekasi Cium Bau Mirip Gas Bocor, BPBD dan PGN Cari Tahu Penyebabnya

Kota Bekasi. Foto: Dok/Pemkot Bekasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Viral di media sosial soal warga Bekasi yang mengaku mencium bau menyengat seperti gas hingga bensin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, telah mengakui hal itu berdasarkan pengecekan anggotanya di lapangan. Adapun lokasi, yang dicek adalah Rawalumbu hingga Bantar Gebang.

"Hasil monitoring tim BPBD, berdasarkan monitoring semalam dari pukul 21.50 di Rawalumbu, Mustika Jaya dan Bantar Gebang memang benar ada bau gas di beberapa wilayah itu," ujar Priadi kepada wartawan di Bekasi, Sabtu (19/4).

Priadi mengungkapkan, bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan Perusahaan Gas Nasional (PGN) untuk mencari tahu penyebab bau itu.

Baca juga:

Mahasiswa Bekasi Nekat Tanam Ganja di Kamar, Ketahuan Tetangga Ujungnya Masuk Bui

"Kami terus coba komunikasi dengan pihak PGN wilayah kota Bekasi, mereka juga sedang melakukan koordinasi wilayah," ujar Priadi.

Priadi mengatakan, pihaknya hingga kini belum bisa menemukan sumber bau tersebut.

"Namun dari pantauan dan komunikasi dengan warga belum menemukan sumber titik penyebab baunya," ujarnya.

Priadi juga menambahkan, hingga saat ini, pihaknya belum menemukan penyebab munculnya bau menyengat mirip gas bocor di sejumlah kawasan di Bekasi.

Baca juga:

Pemprov DKI Pastikan Bau Sampah di Dekat JGC Bukan Berasal dari RDF Rorotan

"Sampai dengan pagi ini kami belum mendapatkan penyebab timbulnya bau," tutur dia.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan ambulans sebagai langkah antisipasi bagi warga yang membutuhkan penanganan medis dan perlu dievakuasi terkait bau menyengat itu.

"Tidak ada warga yang dievakuasi, ambulans untuk berjaga-jaga," imbuhnya. (knu)

#PGN #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #Gas #Bau Tidak Enak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Indonesia
Negara Rugi Rp 255 Miliar, Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Divonis 4 Tahun Bui
Mantan Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, divonis 4 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi jual beli gas. Kasus ini merugikan negara Rp255 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Negara Rugi Rp 255 Miliar, Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Divonis 4 Tahun Bui
Indonesia
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
BNPB memperbarui data korban gempa NTT, Sabtu (15/8). Sebanyak 14 orang meninggal dunia, kemudian 13 lainnya luka-luka.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
Indonesia
Harga Gas Nonsubsidi Bright Gas Turun Rp 4.000 - 8.000 Per Tabung
Harga baru itu merupakan harga jual di tingkat agen Bright Gas di wilayah Pulau Jawa mulai 14 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Harga Gas Nonsubsidi Bright Gas Turun Rp 4.000 - 8.000 Per Tabung
Indonesia
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda bagian utara siaga level III dari sebelumnya waspada level II.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Juli 2026
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Indonesia
Ancaman PHK Akibat Harga Gas Industri Naik, PGN Pastikan Turunkan Harga ke USD 13 per MMBTU
Saat ini, kebutuhan gas bumi industri dipenuhi melalui tiga kategori utama, yaitu Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa non-HGBT, dan LNG non-HGBT
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Ancaman PHK Akibat Harga Gas Industri Naik, PGN Pastikan Turunkan Harga ke USD 13 per MMBTU
Indonesia
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Pemerintah memangkas harga LNG sektor industri menjadi Rp208.000 per MMBTU
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Indonesia
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Dengan volume cadangan gas Blok Masela, yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Bagikan