Wapres Ma'ruf Ingatkan Kelalaian Korporasi Pada Pekerja Ancam Perdamaian

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Oktober 2021
Wapres Ma'ruf Ingatkan Kelalaian Korporasi Pada Pekerja Ancam Perdamaian

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ancaman terhadap perdamaian dan keamanan dunia saat ini, tidak hanya bersifat militer. Melainkan salah satunya dapat berupa kelalaian korporasi terhadap keberlangsungan hidup para pekerjanya.

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin melalui rekaman video dalam acara The 5th International Conference on Law and Justice (ICLJ) dengan tema Sharia, Law and Sustainability in the New Normal yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (13/10).

Baca Juga:

Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Ma'ruf Bertolak ke Maluku

"Ancaman juga dapat ditimbulkan oleh korporasi dan bisnis yang tidak memperhatikan kerusakan lingkungan dan kehidupan masyarakat, khususnya para pekerjanya," kata Wapres Ma’ruf Amin.

Kelalaian korporasi yang merugikan para pekerjanya tersebut, kata Wapres, misalnya terjadi pada 2013 yaitu insiden runtuhnya Rana Plaza di Dhaka, Bangladesh yang menewaskan sedikitnya 1.132 orang, kata Wapres.

Kala itu, Gedung Rana Plaza di Dhaka merupakan kompleks pabrik, bank, apartemen dan toko, sehari sebelum kejadian telah diberikan peringatan karena ada retakan di gedung tersebut. Namun, beberapa pengusaha tak menghiraukan peringatan tersebut dan tetap membuka pabrik, sehingga para pekerja menjadi korban.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

"Peristiwa ini menggambarkan pihak korporasi tidak memperhatikan keselamatan para pekerjanya dan tidak bertanggung jawab terhadap perlindungan mereka," ujar Wapres.

Wapres mendorong pengusaha untuk memberlakukan konsep kerja sesuai prinsip syariah, dengan benar-benar menjamin keselamatan para pekerja.

"Hal ini menunjukkan perlunya kerangka kerja yang menjamin keselamatan para pekerja, sesuai dengan semangat maqashid syariah," katanya lagi.

Prinsip-prinsip syariah, kata ia, setidaknya merangkum lima hal penting, yakni memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara akal, memelihara keturunan, dan memelihara harta. (Asp)

Baca Juga:

Wapres Tinjau PTM di Tangerang Banten

#Ma'ruf Amin #Perdamaian #Kerusakan Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pionir Hak Azasi Manusia Navanethem 'Navi' Pillay Menangi Hadiah Nobel Perdamaian 2026
Pillay memelopori jalan menuju tatanan hukum global yang lebih komprehensif dengan keberanian yang luar biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Pionir Hak Azasi Manusia Navanethem 'Navi' Pillay Menangi Hadiah Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
KLH/BPLH Segel 19 Perusahaan Terkait Karhutla, Penegakan Hukum Diperketat
KLH/BPLH menyegel 19 perusahaan terkait pengawasan karhutla hingga 31 Agustus 2026. Pemerintah menegaskan penegakan hukum akan dilakukan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
KLH/BPLH Segel 19 Perusahaan Terkait Karhutla, Penegakan Hukum Diperketat
Dunia
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Memorandum tersebut memberikan waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan sanksi Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Indonesia
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping, menambahkan bahwa pameran ini berfungsi sebagai jembatan perdagangan dua arah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Indonesia
Gubernur Pramono Gaungkan Perdamaian Dunia dari Monas, Ingatkan Prinsip Ahimsa
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serukan perdamaian dunia di Monas, tekankan nilai Ahimsa dan Tri Hita Karana.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Gubernur Pramono Gaungkan Perdamaian Dunia dari Monas, Ingatkan Prinsip Ahimsa
Indonesia
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru. Sebelumnya, permasalahan ini juga sudah pernah terselesaikan di kali Ciliwung.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Dunia
Bagian Kesepakatan Damai Dengan Iran, AS Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Israel dan Lebanon
Sementara mediator dari Pakistan dan pihak Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut mencakup Lebanon, Washington, namun Tel Aviv membantah hal tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bagian Kesepakatan Damai Dengan Iran, AS Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Israel dan Lebanon
Indonesia
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Presiden kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti, memberikan sikap hormat sempurna bagi putra terbaik bangsa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Indonesia
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah hadir di lokasi untuk mendampingi Presiden
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Indonesia
Presiden Prabowo dan PM Jepang Sanae Siap Jadi Moderator Perdamaian
Dalam pertemuan di Istana Akasaka, Tokyo pada hari ini, Presiden juga menyampaikan hubungan erat antara Indonesia dan Jepang menjadi contoh konkret kolaborasi yang mampu menjaga stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
 Presiden Prabowo dan PM Jepang Sanae Siap Jadi Moderator Perdamaian
Bagikan