MerahPutih.com- Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 RI Try Sutrisno meninggal di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, pada Senin (2/4) pagi.
Jenazah Try Sutrisno rencananya akan dibawa ke rumah di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.
Dari rumah duka, Jenajah dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Namun, belum ada informasi jadwal pemakanan yang akan dilakukan oleh negara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, pemerintah telah menginstruksikan kepada RSPAD Jakarta, Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, dan Kementerian Sekretariat Negara untuk memberikan perhatian terbaik kepada almarhum Try Sutrisno.
Baca juga:
Try Sutrisno Dari Penumpasan PRRI Tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI ke Wakil Presiden Ke-6
"Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg untuk memberikan atensi terbaik," katanya.
Ia menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Senin (2/3) pagi,
"Kita berdukacita sangat mendalam," kata Prasetyo kepada wartawan, Senin (2/3).
Prasetyo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhum Try Sutrisno.
"Mari kita panjatkan doa supaya Beliau diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima segala amal perbuatan dan apalagi Beliau dipanggil menghadap Allah SWT pada bulan yang suci, bulan Ramadhan," kata Prasetyo.
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Try berhasil menapaki berbagai posisi strategis hingga mencapai puncak kepemimpinan militer nasional. Karirnya dimulai ketika ia terlibat dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI sampai akhirnya menduduki jabatan Wakil Presiden.