Wamendagri Puji Megawati karena Akhirnya Izinkan Kader PDIP Ikut Retret Kepala Daerah
Ketua Umum PDI Perjuangan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2025) ANTARA/Walda
MerahPutih.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memuji langkah Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri karena telah mendukung kader PDIP agar ikut retret Kepala Daerah di Magelang, Jawa Tengah.
"Kami menyampaikan terima kasih, apresiasi kepada Ibu Mega DPP PDI Perjuangan yang telah mendukung acara retret ini dan mendukung agar para kadernya melanjutkan, kembali bergabung di sini dan memberi kesempatan bagi yang belum bergabung untuk mengikuti pembekalan tahap berikutnya," kata Bima Arya kepada wartawan di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2).
Baca juga:
PDIP Bicarakan Ketidakhadiran Kepala Daerah ke Retret Dengan Gerindra, Diklaim Tidak Ada Masalah
Bima mengungkapkan, saat ini terdapat 10 kepala daerah dari kader PDI-Perjuangan yang terkonfirmasi tidak mengikuti retreat gelombang pertama. Mayoritas dari mereka berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Bali.
Para kepala daerah yang tidak mengikuti retreat ini, menurut mantan Walikota Bogor ini akan bergabung dalam gelombang kedua bersama 14 kepala daerah yang perkaranya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan format yang lebih simpel karena pesertanya sedikit.
"Ya di Jakarta, mungkin juga di kantor BPSDM Kemendagri begitu ya, tapi pasnya akan kami putuskan kemudian. Mungkin (waktunya) setelah Lebaran," ujar Bima.
Baca juga:
Soal Instruksi Megawati, PDIP: Kepala Daerah Hanya Diminta Tunda Hadiri Retret
Sebelumnya, Megawati telah menginstruksikan kepala daerah dari partainya yang belum menjalani retreat di Magelang pada 21-28 Februari 2025, agar ikut gelombang kedua.
Instruksi itu disampaikan oleh Juru Bicara PDIP Ahmad Basarah setelah mendapatkan kepastian bahwa retret bagi kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 akan digelar dalam dua gelombang. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia