Walkot Solo Bolehkan Jualan asalkan Cantumkan Nonhalal, Ayam Goreng Widuran Tetap Tutup

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 05 Juni 2025
Walkot Solo Bolehkan Jualan asalkan Cantumkan Nonhalal, Ayam Goreng Widuran Tetap Tutup

Rumah Makan Ayam Goreng Widuran Solo di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Solo, Minggu (25/5). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WALI Kota Solo Respati Ardi memperbolehkan rumah makan Ayam Goreng Widuran jualan kembali setelah hasil uji makanan keluar, Rabu (4/6). Namun, pemilik usaha belum membuka usahanya.

Berdasarkan pemantauan Merahputih.com, Ayam Goreng Widuran di Jalan Sutan Syahrir masih tutup. Lokasi depan rumah makan justru dijadikan lahan parkir mobil. Seorang penjual angkringan dekat Ayam Goreng Widuran, Ausar, 51, menyebut, sejak rumah makan ditutup sejak 26 Mei, banyak warga kecele.

“Sebagian besar warga kecele merupakan pelanggan luar kota. Pelanggan nonmuslim luar kota seperti Surabaya dan Jakarta pada libur long weekend kemarin banyak kecele,” kata Ausar, Kamis (5/6).

Dia menyebut, pada Sabtu dan Minggu, banyak rombongan bus mini datang makan siang, tapi kecele. Belum lagi ojek online juga banyak mengalami hal serupa. Ia mengatakan pemilik usaha mungkin belum siap berjualan lagi, meskipun Pemkot Solo sudah memperbolehkan berjualan lagi.

Baca juga:

Hasil Lab Makanan Ayam Goreng Widuran, Walkot Solo: Boleh Jualan Lagi Asal Cantumkan Label Nonhalal



Kepala Kemenag Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun mengatakan, karena pemiliknya sudah menyatakan Ayam Gorengnya Widuran nonhalal, sudah jelas nonhalal. Atas dasar itu, tidak perlu untuk diproses sertifikasi berikutnya.

“Jaminan produk halal kalau misalnya pelaku usaha itu menyatakan produknya halal. Maka perlu dicek kehalalannya. Namun, kalau sudah menyatakan produknya tidak halal, ya sudah tidak halal. Mencantumkan label nonhalal saja,” kata Ulin.

Dia menegaskan pengakuan dari pemiliknya tidak pernah mengajukan sertifikasi halal sejak awal berdiri 1973. Ia menegaskan, jika ada produk nonhalal di dalam satu rumah makan, semuanya tetap dianggap nonhalal semua.

“Nonhalal kremesnya saja misal, ya sama saja. Kremes nonhalal kemudian minyak atau tempatnya buat goreng ayam sama saja itu nonhalal semua,” tegasnya.

Dinas Peternakan Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispangtan) Solo telah menerima hasil uji laboratorium terkait Ayam Goreng Widuran. Berdasarkan hasil uji tersebut, pemilik usaha diperbolehkan lagi berjualan dengan mencantumkan produk nonhalal.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan Ayam Goreng Widuran diperbolehkan kembali berjualan asalkan mencantumkan tulisan nonhalal.

“Pelaku usaha sudah mendeklarasikan ada nonhaal, yowes (ya sudah) itu. Semua makanan yang ajukan itu dilakukan lab semua untuk mengetahui layak makan atau tidak,” ujar Respati di Rumah Dinas Loji Gandrung Solo, Rabu (4/6).(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Geger Ayam Goreng Widuran Nonhalal, Kasatreskrim Polresta Solo: Belum Masuk Pidana



#Solo #Ayam Goreng #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Bagikan