Wali Kota Solo Longgarkan Perizinan Resepsi Pernikahan di Era New Normal

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 28 Juni 2020
Wali Kota Solo Longgarkan Perizinan Resepsi Pernikahan di Era New Normal

The Sunan Hotel Solo, Jawa Temgah mengadakan acara pernikahan dengan protokol kesehatan, Sabtu (27/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan pesta atau resepsi pernikahan di era new normal. Kelonggaran tersebut berupa pasangan mempelai dan kedua orang tua yang duduk di pelaminan diperbolehkan tidak mengenakan masker.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, mengungkapkan ada beberapa peraturan atau protokol kesehatan lain yang harus tetap ditaati bagi siapapun saat menggelar acara pernikahan, diantaranya tamu undangan dibatasi dan harus memakai masker. Namun, demikian bagi kedua calon mempelai serta kedua orang tuanya masing-masing boleh tidak menggunakan masker.

Baca Juga

Pengelola Barbershop Diperingatkan Batasi Kontak Fisik dan Jam Operasional

"Saya berikan kelonggaran kedua calon mempelai serta kedua orang tuanya masing-masing boleh tidak menggunakan masker dengan syarat semuanya dalam kondisi sehat," ujar Rudy sapaan akrabnya pada Merahputih.com, Minggu (28/6).

Kemudian untuk hidangan acara pernikahan, lanjut Rudy, boleh disajikan dengan cara piring terbang. Namun, agar aman, diserahkan oleh petugas satu persatu kepada tamu dan tidak boleh dibagikan dengan cara digeser.

"Penyaji makanan harus mengenakan sarung tangan plastik dan masker atau face shield unatuk mengurangi resiko penularan COVID-19," kata dia.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Rudy mengatakan terkait jumlah tamu tetap dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Selain itu, atur pambagyaharja atau ucapan terimakasih cukup dilakukan oleh keluarga.

"Setelah selesai acara persepsi pernikahan tidak ada acara bedhol manten (Pengantin dibawa keluar) untuk menyalami semua tamu undangan. Salaman ucapan terima kasih cukup salah satu perwakilan para
tamu undangan saja," tutur dia.

Kendati ada kelonggaran, Rudy mengingatkan agar para penyelenggara acara tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pembatasan tamu undangan maksimal 50 persen juga tidak boleh dilanggar.

Baca Juga

Kader PDIP Solo Belot Dukung Gibran, FX Rudy: Mereka Pengurus Tidak Aktif, Biarin Saja

"Pernikahan itu peristiwa seumur hidup sekali, kita sampaikan kelonggarannya harus benar-benar diperhatikan. Selama proses acara pernikahan, pasangan mempelai dan kedua orang tua haru tapa bisu (berdiam diri) tidak boleh saling ngobrol," tutup Rudy. (Ismail/Solo)

#Wali Kota Solo #Pernikahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Fun
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Melalui Golek Garwo, para jomlo dibukakan kesempatan untuk bertemu calon pasangan hidup melalui proses ta'aruf yang diklaim berlangsung sesuai syariat Islam.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan surat teguran tersebut diterimanya belum lama ini.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Indonesia
Menu MBG Ramadan Diprotes, Wali Kota Solo Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi
Menu Makan Bergizi Gratis saat Ramadan diprotes warga. Wali Kota Solo Respati Ardi minta Badan Gizi Nasional segera evaluasi dan perbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Menu MBG Ramadan Diprotes, Wali Kota Solo Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Indonesia
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Wali Kota Solo, Resparti Ardi, menerima kunjungan Dubes Belanda, Selasa (27/1). Ia pun mengusulkan pemulangan artefak Museum Radya Pustaka.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Indonesia
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kementerian Agama mengungkapkan, bahwa pencatatan pernikahan sangat penting. Hal itu bisa melindungi perempuan dan anak-anak.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Bagikan