MerahPutih.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris membenarkan ada sekitar 50 lebih warganya yang terindikasi terpapar virus Covid19 dari dua pasien positif Corona yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi tadi.
Menurut Idris, 50 orang lebih itu sempat berinteraksi dengan kedua pasien saat mendapat perawatan awal di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok. Mayoritas warga yang terindikasi itu petugas kesehatan rumah sakit
"Yang positif corona ada dua orang, yang terindikasi di atas 50 orang. Yang diatas 50 orang ini yang kontak langsung dengan korban," kata Idris di Balai Kota Depok, Senin (3/3).
Baca Juga:
Warga Depok Kena Virus Corona di Jakarta, Tertular Sejak Februari?
Terkait petugas kesehatan yang merawat kedua pasien, Idris mengaku mereka kini sudah diistirahatkan dari pekerjaannya sementara oleh pihak rumah sakit. Idris menambahkan Pemkab tengah berkoordinasi mencari data dan kediamaan 50 orang yang terindikasi virus corona tersebut.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan dua orang di Indonesia positif terjangkit virus corona karena berinteraksi dengan warga Jepang yang datang ke Indonesia. Artinya, awal Februari lalu virus corona sebetulnya sudah memasuki wilayah Indonesia berdasarkan rekam jejak perjalanan perempuan Jepang itu.
Dalam jumpa pers Senin (2/3), Jokowi menjelaskan kedua orang Indonesia yang positif terjangkir virus corona itu sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Menurut Presiden, keduanya sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.
"Orang Jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Presiden, Jakarta, Senin (2/3).
Baca Juga
Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan saat ini kedua pasien virus corona itu tengah yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Inveksi Sulianti Saroso merupakan warga Depok, Jawa Barat. Menurut dia, keduanya tercatat sebagai warga Kota Depok Jawa Barat.
"Rumahnya dicek. Ibu dan anak 61 dan 31 tahun. Sudah melakukan isolasi rumah. Terkenanya di Jakarta, (tinggal) daerah Depok," ujar Terawan kepada wartawan di Istana Negara. (Pon)
Baca Juga
2 WNI Positif Corona Warga Depok, Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso