Traveling

Waktu Terbaik Mengunjungi India

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 25 September 2023
Waktu Terbaik Mengunjungi India

Taj Mahal, salah satu destinasi ikonik di India. (Foto: Unsplash/Julian Yu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDIA menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki destinasi dan kuliner yang unik. Meski memiliki populasi lebih dari satu miliar orang, India punya banyak alasan untuk wisatawan mengunjung destinasi di Asia Selatan itu.

Dilansir laman Travel and Leisure, spesialis perjalanan India di Micato Safaris dan Travel and Leisure Marion Miller mengatakan, ada saat-saat yang lebih baik dan lebih buruk untuk datang ke India. Menurutnya, India bukanlah tujuan wisata sepanjang tahun.

"Dalam jangka waktu perjalananmu ke India, ada juga waktu yang optimal, tergantung ke mana kamu ingin pegi. India bukan hanya tentang benteng, istana, dan kulit, tapi juga tentang properti mewah bintang lima, makanan lezat, dan pengalaman unik," kata Miller.

Dengan jumlah penduduk yang begitu besar, ditambah hampir 20 juta wisatawan per tahun, kamu bisa memperkirakan akan ada banyak orang di India sepanjang tahun. Meski demikian, ada kalanya jumlah pengunjung mungkin lebih sedikit.

Baca juga:

5 Tempat Terbaik untuk Berlatih Yoga di India

Waktu Terbaik Mengunjungi India
Festival Holi di India. (Foto: Unsplash/Tom Watkins)

Jika ingin mengunjungi monumen terkenal Taj Mahal, kata Miller, maka waktu yang tepat adalah pagi hari. Saat itu suasananya masih sangat tenang.

"Kami biasanya berangkat pagi-pagi sekali, sekitar pukul 05.30 pagi karena tidak terlalu ramai dan bisa mendapatkan foto-foto yang bagus," ujar Miller.

India merupakan negara terbesar ketujuh di dunia dalam hal luas daratan, sehingga cuaca bisa sangat berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Sebagai contoh, India Utara mempunyai musimnya, sama seperti Eropa dan AS.

"Saya suka Oktober karena suhunya bagus, antara 23 dan 29 derajat Celcius, dengan sedikit udara yang sedikit menggigit, sesuatu yang menandakan musim gugur akan datang," katanya.

Bulan November sama dengan Oktober, hanya saja suhunya sedikit lebih rendah, antara 21 dan 26 derajat Celcius. Di bagian utara India, kamu mungkin memerlukan jaket tipis pada Desember. Miller mengatakan Februari dan Maret juga indah, saat musim semi dimulai dan bunga mulai bermekaran.

Baca juga:

India akan Gelar MotoGP, Kemungkinan Tahun 2024

Waktu Terbaik Mengunjungi India
Ada banyak tempat unik di India. (Foto: Unsplash/Kirti Kalla)


Jika mencari perjalanan yang lebih hemat, antara pertengahan April dan September, India mengalami peralihan musim panas ke musim hujan, dan suhu melonjak hingga hampir 43 derajat Celcius. Meski dari segi biaya murah, bulan-bulan itu adalah waktu yang kurang disukai karena cuaca panas ekstrem dan hujan lebat sering kali menghalangi wisatawan.

"Harimau adalah makhluk yang sangat sulit ditangkap. Mereka adalah hewan yang cantik, dan mereka mudah terlihat ketika cuaca panas karena sedang berburu air," ucap Miller.

India juga punya ragam festival yang menarik, dua diantaranya adalah Diwali dan Holi Hari libur berlangsung berdasarkan kalender bulan sehingga tanggalnya berubah setiap tahun. Tetapi, Diwali biasanya jatuh pada musim dingin dan Holi biasanya terjadi pada musim semi.

"Diwali adalah Festival Cahaya. Banyak sekali lampunya, orang-orang saling memberi hadiah, dan ini juga saat mereka menembakkan banyak kembang api ke langit," kata Miller.

Sedangkan Holi adalah festival menyambut musim semi. Ini adalah festival warna, setiap orang akan saling melempar perwarna warna-warni, memenuhi udara, pakaian, wajah, dan rambut mereka dengan warna cerah. (and)

Baca juga:

Tips bagi Traveller ketika Mengunjungi India via Nepal

#Travel #Traveling #India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Lifestyle
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Pameran ini mempertemukan kebutuhan perusahaan seputar corporate outing, gathering, perjalanan insentif, serta team building bersama para pelaku industri.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Indonesia
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
KTT ke-18 BRICS berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, pada 12-13 September 2026, di bawah keketuaan India.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
Dunia
Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Keikutsertaan Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Jakarta dalam kerja sama multilateral, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara berkembang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
 Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Bagikan