MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno, atau akrab disapa Bang Doel, berencana berkantor di kawasan Kota Tua selama proses revitalisasi berlangsung.
Tujuannya, agar Wagub bisa mengawasi langsung jalannya pekerjaan sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya.
"Kami akan revitalisasi (Kota Tua). Harapannya, benchmark-nya ke Kota Lama Semarang. Rencananya, Wagub akan bekerja di sana dan membangun Kota Tua lebih baik lagi," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Denny Aputra di Jakarta, Rabu (6/5).
Baca juga:
Pramono Anung: MRT Jadi Game Changer Revitalisasi Kota Tua Jakarta
3 Zona Revitalisasi Kota Tua
Revitalisasi terbaru akan membagi Kota Tua menjadi tiga zona: inti, pengembangan, dan penunjang. Fokus utama diarahkan pada penataan area parkir dan pedagang kaki lima (PKL).
Sebelumnya, Wagub Rano menegaskan revitalisasi Kota Tua bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga soal identitas Jakarta.
“Revitalisasi ini adalah upaya mengembalikan identitas Jakarta sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya,” tuturnya, dilansir Antara, beberapa waktu lalu.
Kota Tua diproyeksikan menjadi destinasi wisata masyarakat menengah dengan akses transportasi publik seperti KRL dan MRT. Dengan kehadiran Wagub di lokasi, diharapkan koordinasi revitalisasi berjalan lebih efektif dan transparan.
Baca juga:
Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar
Sejarah Revitalisasi Kota Tua
Kawasan Kota Tua yang memiliki luas sekitar 334 hektare itu sudah mengalami revitalisasi. Bahkan, revitalisasi pertama dilakukan pada era 1970-an. Berikut sejarah revitalitasi Kota Tua.
- 1971–1977: Taman Fatahillah, Kali Besar, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari, dan Pulau Onrust.
- 2004–2006: Peresmian Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia.
- 2013: Gedung Kantor Pos Fatahillah dan gedung BUMN.
- 2016–2018: Lokbin Taman Kota Intan dan Kali Besar sisi selatan.
- 2022: Stasiun Beos dan penataan parkir park and ride.
(*)