Wagub Rano Karno Mau Pindah Kantor ke Kota Tua, Ini Alasannya!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Wagub Rano Karno Mau Pindah Kantor ke Kota Tua, Ini Alasannya!

Pengunjung bersepeda di kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (1/1/2026). Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua mencatat pada awal tahun 2026 lebih dari 4.319 orang mengunjungi kawasan cagar budaya tersebu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno, atau akrab disapa Bang Doel, berencana berkantor di kawasan Kota Tua selama proses revitalisasi berlangsung.

Tujuannya, agar Wagub bisa mengawasi langsung jalannya pekerjaan sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya.

"Kami akan revitalisasi (Kota Tua). Harapannya, benchmark-nya ke Kota Lama Semarang. Rencananya, Wagub akan bekerja di sana dan membangun Kota Tua lebih baik lagi," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Denny Aputra di Jakarta, Rabu (6/5).

Baca juga:

Pramono Anung: MRT Jadi Game Changer Revitalisasi Kota Tua Jakarta

3 Zona Revitalisasi Kota Tua

Revitalisasi terbaru akan membagi Kota Tua menjadi tiga zona: inti, pengembangan, dan penunjang. Fokus utama diarahkan pada penataan area parkir dan pedagang kaki lima (PKL).

Sebelumnya, Wagub Rano menegaskan revitalisasi Kota Tua bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga soal identitas Jakarta.

“Revitalisasi ini adalah upaya mengembalikan identitas Jakarta sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya,” tuturnya, dilansir Antara, beberapa waktu lalu.

Kota Tua diproyeksikan menjadi destinasi wisata masyarakat menengah dengan akses transportasi publik seperti KRL dan MRT. Dengan kehadiran Wagub di lokasi, diharapkan koordinasi revitalisasi berjalan lebih efektif dan transparan.

Baca juga:

Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar

Sejarah Revitalisasi Kota Tua

Kawasan Kota Tua yang memiliki luas sekitar 334 hektare itu sudah mengalami revitalisasi. Bahkan, revitalisasi pertama dilakukan pada era 1970-an. Berikut sejarah revitalitasi Kota Tua.

  • 1971–1977: Taman Fatahillah, Kali Besar, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari, dan Pulau Onrust.
  • 2004–2006: Peresmian Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia.
  • 2013: Gedung Kantor Pos Fatahillah dan gedung BUMN.
  • 2016–2018: Lokbin Taman Kota Intan dan Kali Besar sisi selatan.
  • 2022: Stasiun Beos dan penataan parkir park and ride.

(*)

#Kota Tua #Revitalisasi Kota Tua #Rano Karno
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Menangis di Paripurna HUT ke-499 Jakarta, Soroti Masa Depan Menuju Kota Global
Wagub DKI Rano Karno meneteskan air mata saat pidato di HUT ke-499 Jakarta. Ia menyoroti masa depan ibu kota menuju kota global yang berbudaya dan berkelanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rano Karno Menangis di Paripurna HUT ke-499 Jakarta, Soroti Masa Depan Menuju Kota Global
Indonesia
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Pemprov DKI melalui Dinas SDA juga melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Wagub Rano: Kado untuk Warga di HUT Jakarta
Dengan pemutihan denda pajak kendaraan ini, masyarakat dapat melunasi kewajiban pajak kendaraan tanpa dikenakan bunga keterlambatan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Wagub Rano: Kado untuk Warga di HUT Jakarta
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Menyongsong 500 Tahun, Jakarta Siap Jadi Panggung Budaya Dunia
Kegiatan IWDF menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia sekaligus rangkaian menuju 500 tahun Kota Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Menyongsong 500 Tahun, Jakarta Siap Jadi Panggung Budaya Dunia
Indonesia
Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta
Rano mengakui kapasitas dan jumlah petugas di lapangan belum cukup memadai untuk memantau kondisi infrastruktur yang sudah harus ditangani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta
Indonesia
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Pemprov Jamin Semua Sehat dan Halal
Wakil Gubernur DKI Rano Karno menyebut 68 ribu hewan kurban disembelih di Jakarta pada Idul Adha 1447 H.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Pemprov Jamin Semua Sehat dan Halal
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Bagikan