Volcano Tour' Bergairah Saat Libur Lebaran Meski Gunung Merapi Berstatus Waspada

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 27 Mei 2019
Volcano Tour' Bergairah Saat Libur Lebaran Meski Gunung Merapi Berstatus Waspada

Jip wisata "Volcano Tour Merapi" di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Antranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pelaku jasa wisata volcano tour di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, siap menyambut kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2019 meski gunung teraktif di dunia tersebut masih berstatus waspada atau level dua.

"Status waspada pada Gunung Merapi sudah berlangsung satu tahun ini, sejak Mei 2018. Namun selama itu minat wisatawan tetap tinggi. Ini yang membuat kami tetap optimistis liburan Lebaran tahun ini wisatawan tetap banyak yang berkunjung," ujar Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) sisi barat Dardiri di Sleman, Senin (27/5).

Para pelaku usaha jip optimis saat musim libur Lebaran 2019 bisa menggaet 5.000 hingga 6.000 wisatawan dalam sehari. Hal tersebut berkaca pada tahun 2018 yang mencapai target dari yang telah dicanangkan. "Meskipun pada bulan puasa ini jumlah pengunjung mengalami sedikit penurunan," singkat dia.

BACA JUGA: Ini Lokasi Asyik Menonton Aktivitas Gunung Merapi

Ia mengatakan, pada libur Lebaran tahun ini pihaknya telah menyiapkan sebanyak 500 armada jip sehingga dari sekarang mulai melakukan persiapan, termasuk kelayakan armada. "Justru karena saat puasa ini wisatawan agak sepi, sehingga bisa digunakan untuk 'maintenance' armada jip," ungkapnya.

Dardiri mengatakan, perawatan armada jip meliputi semua bagian kendaraan seperti bagian roda-roda, ball joint, kemudi, dan sistem rem yang sering bermasalah. "Perawatan yang kami lakukan sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari instansi berwenang," jelas dia.

Ia mengatakan, pada libur Lebaran nanti, di mana diprekdisikan satu armada jip bisa melakukan tiga kali perjalanan sehingga diperlukan perawatan. "Maka ketika sore hari setelah jip selesai beroperasi selalu dilakukan pengecekan terhadap kendaraan agar siap digunakan pada hari berikutnya," beber Dardiri.

Terkait status Merapi yang hingga saat ini masih pada level waspada, pihaknya mengaku tidak terlalu khawatir. Pihaknya juga meyakini kondisi ini tidak akan mempengaruhi minat wisatawan. "Status waspada ini sudah satu tahun, libur tahun lalu juga sudah waspada dan kunjungannya tetap ribuan, kami yakin untuk tahun ini juga hampir sama seperti kunjungan tahun lalu," katanya.

Warga melintas dengan berlatar belakang asap kebakaran di kawasan gunung Merapi terlihat dari Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (1/11).ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, sebagaimana dikutip Antara, juga terus berbenah untuk memastikan armada jip wisata 'volcano tour' siap digunakan untuk mengangkut wisatawan saat musim libur Lebaran mengingat pada Lebaran 2018 ada satu kejadian kecelakaan yang mengakibatkan satu penumpang jip meninggal dunia.

"Kami rutin melakukan pembinaan dan pengecekan kendaraan termasuk ada pelatihan untuk asosiasi jip dan pengemudi. Pengecekan kendaraan belum lama ini sudah kami lakukan," jelas Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Usaha Pariwisata Dispar Kabupaten Sleman Nyoman Rai Savitri.

Selain pengecekan, ada juga arahan dari Indonesia Offroad Federation (IOF) yang menjadi mitra dari Dispar Sleman. Materinya, kata Nyoman, yaitu terkait teknik berkendara dan safety drive."Kami juga telah melakukan pelatihan tentang cara 'scrooting', cara memandu, penanganan kondisi darurat dan juga ada praktik berkendara," beber dia.

BACA JUGA: Merapi Batuk, Lava Pijar Meluncur 1,4 Kilometer

Ia mengatakan, untuk jalur jip volcano tour pihaknya menegaskan para pelaku usaha wisata jip harus mematuhi kesepakatan dan aturan sehingga bisa meminimalisir kejadian kecelakaan.

"Kelengkapan kendaraan juga harus ada. Kami minta agar asosiasi jip mematuhinya. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama," katanya. (*)

#Gunung Merapi #Libur Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Bagikan