Viral Puiuhan Ribu Motor Listrik untuk MBG, Menkeu Purbaya: Dulu Pernah Kami Tolak

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Viral Puiuhan Ribu Motor Listrik untuk MBG, Menkeu Purbaya: Dulu Pernah Kami Tolak

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Kemenkeu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) membeli ribuan motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya menyebutkan, dirinya tidak tahu soal pembelian motor listrik untuk operasional MBG. Sebab, pengajuannya tahun lalu pernah ditolak. Penolakan itu dinilainya karena belum menjadi prioritas.

"Tahun lalu sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu, saya akan lihat lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi," tegas Purbaya kepada wartawan, yang dikutip Rabu (8/4).

Purbaya menegaslan, fokus utama BGN adalah menyediakan makanan bergizi untuk seluruh masyarakat. Jadi, motor listrik dan komputer tidak relevan dengan tujuan utama mereka.

Baca juga:

BGN Buka Suara soal Video Viral Motor Listrik, Tegaskan untuk Operasional MBG

"Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan coba cek lagi," ujarnya.

Sebelumnya, viral di media sosial yang menampilkan sebuah video ribuan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN).

Pada video yang beredar, motor listrik tersebut berjumlah 70.000 unit untuk Provinsi Jawa Barat. Motor listrik yang dipesan oleh BGN adalah Emmo JVX GT dengan mode trail dan Emmo JVX Max bergaya skutik.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, bahwa totalnya ada 25.000 unit untuk diberikan kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga:

Banggar DPR: Program MBG Maju, tapi Masih Ada Kendala di Lapangan

Motor listrik ini digunakan untuk mendukung operasional MBG yang akan digunakan Kepala SPPG dalam mengawasi dapur yang bertugas.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ungkapnya.

Dadan memastikan, seluruh kendaraan tersebut saat ini masih tersimpan di gudang penyimpanan dan belum didistribusikan.

Sebab, BGN harus melewati prosedur administrasi negara yang akan didaftarkan sebagai aset negara.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan kepada setiap Kepala SPPG," ujarnya. (Asp)

#Badan Gizi Nasional #Purbaya Yudhi Sadewa #Motor Listrik #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Fun
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
PEVS 2026 menghadirkan promo mobil dan motor listrik dari BAIC, MG, Chery, Wuling, ALVA, dan Polytron. Ada cashback hingga Rp 200 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Bagikan