Pilpres 2019

Viral Penjual Ikan Tegur Dirinya, Sandi Tegaskan Tidak Ada Penolakan di Labuan Bajo

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 27 Februari 2019
 Viral Penjual Ikan Tegur Dirinya, Sandi Tegaskan Tidak Ada Penolakan di Labuan Bajo

Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno buka suara terkait viral video penolakan penjual ikan ketika dirinya menyapa warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Selasa (26/2) kemarin.

Dalam video yang beredar di beberapa media sosial tampak seorang penjual ikan menegur Sandiaga bersama timnya yang berdiri depan lapak penjual ikan. Video itu kemudian viral lengkap dengan narasi bahwa kampanye Sandi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT ditolak warga.

Bahkan sejumlah warganet mengindikasikan terjadi keributan dalam kampanye Sandi di kawasan paling barat Pulau Flores itu.

Sandiaga ketika berada di TPI Labuan Bajo
Sandi menyapa warga di TPI Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Foto: Twitter @sandiuno)

Terkait peristiwa itu, cawapres nomor urut 02 menegaskan bahwa tidak ada penolakan yang diwarnai keributan dalam kunjungannya ke Flores.

Sandi menjelaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan penolakan dirinya untuk kampanye di daerah tersebut seperti yang tersebar di media sosial.

Menurutnya, pedagang yang diketahui bernama Kornelis itu marah lantaran banyaknya pendukung Prabowo-Sandi yang berkumpul di daerah tersebut menutupi daganganya.

Cawapres Sandiaga Uno bersama masyarakat Labuan Bajo
Sandiaga Uno bersama warga Labuan Bajo, Manggarai, Flores, NTT (Foto: Twitter @sandiuno)

"Biasalah relawan kan berebut ada yang model-model gini kan. Ada yang naik-naik ke atas, terus penjaga tokonya marah. Ada yang diinjek-injek ikannya, ada yang disuruh turun," ujar Sandi di kawasan Bulungan, Jakarta (27/2).

Meski ada kejadian tersebut, namun kata Sandi, pedagang ikan di kawasan itu tetap mengizinkan dirinya berkampanye. "Lalu saya sampaikan, boleh kita lanjutkan di sini? boleh, boleh," tuturnya.

Untuk itu lanjut Sandi, ia sudah seringkali menyampaikan kepada para pendukungnya agar memperhatikan tempat sekitar dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye.

"Karena setiap ke pasar itu semua ada yang antusias ingin salaman dan sebagainya, dalam antusiasmenya itu barang dagangan tidak sengaja terinjak dan terjatuh. Saya sampaikan minta maaf. Maaf boleh saya melanjutkan. Beliau menyampaikan silakan-silakan. Jadi bukan penolakan? Saya sih melihatnya bukan penolakan" tandas Sandi.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ma'ruf Amin Ucapkan Selamat Timnas Indonesia Berhasil Juara Piala AFF U-22

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Labuan Bajo #Serba-Serbi Kampanye
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Sebanyak dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sekoci untuk mengevakuasi wisatawan dan awak kapal dari KM Yukai.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Cuaca Kering Picu Kebakaran Hebat Labuan Bajo, 25 Hektar Habis Dilahap Api
Kebakaran hutan dan lahan di Labuan Bajo, NTT, hanguskan 25 hektare. BNPB sebut cuaca kering dan angin kencang jadi faktor. Api kini mulai terkendali.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
 Cuaca Kering Picu Kebakaran Hebat Labuan Bajo, 25 Hektar Habis Dilahap Api
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Akhirnya disepakati operasi pencarian korban kapal KM Putri Sakinah di kawasan Labuan Bajo diperpanjang hingga Jumat (9/1) besok
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Indonesia
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia
Kecelakaan tersebut menunjukkan status laik laut kapal kerap bersifat administratif dan belum disertai pengawasan teknis yang memadai.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia
Indonesia
DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
DPR menunggu laporan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
Indonesia
Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun
Kemenpar meminta seluruh pelaku usaha hingga wisatawan untuk mengikuti aturan tersebut. Ia mewanti-wanti soal sanksi yang berlaku jika keputusan itu dilanggar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun
Indonesia
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
Jenazah perempuan ditemukan mengambang di Labuan Bajo. Jasad itu diduga merupakan putri pelatih Valencia yang hilang.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
Indonesia
4 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Diperluas
Pencarian korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo kini diperluas. Sebanyak empat WNA Spanyol belum ditemukan hingga saat ini.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
4 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Diperluas
Bagikan