Viral! Gara-gara Banyak Turis Nyasar, Kota ini Larang Penggunaan Google Maps

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 17 Oktober 2019
Viral! Gara-gara Banyak Turis Nyasar, Kota ini Larang Penggunaan Google Maps

Sebuah kota larang pengunjungnya gunakan google maps karena hal yang mengejutkan (Foto: pixabay/stux)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH kota dengan pegununungan yang indah di pulau Sardinia Italia, Baunei, meluncurkan permohonan pada pengunjung, untuk berhenti mengandalkan arah Google Maps saat berkendara disekitar area tersebut.

Walikota Baunei, Salvatore Corrias, mengklaim bahwa pada tahun lalu saja, dinas pemadam kebakaran setempat atau tim penyelamat gunung telah dipanggil sebanyak 144 kali, untuk membantu wisatawan yang terdampar akibat mengikuti arahan Google Maps.

Baca Juga:

Viral! Video Pendek Pevita Pearce Ini Buat Warganet Berhalusinasi, Ada Apa Yah?

Rupanya orang kerap menggunakan aplikasi navigasi tersebut untuk mencapai 'Pantai Tersembunyi' di sekitar Baunei. Bamun nahas akhirnya melewati jalur yang tak cocok untuk mobil.

Banyak kasus turis nyasar akibat mengikuti navigasi google maps (Foto: google maps)

Guna mencegah hal itu terjadi, pihak kepolisian setempat memasang tanda yang bertuliskan "Jangan ikuti arahan yang disarankan oleh Google Maps"

"Apa yang terjadi adalah bahwa orang tak terbiasa dengan jalan tanah di daerah tersebut, serta terlalu bergantung pada google Maps" ucap Walikota Corrias pada The Guardian.

Lebih lanjut Walikota Corrias menambahkan "Ketika seseorang menyadari jika mereka berada di jalur yang salah, kami pun harus pergi menyelamatkan mereka, begitu banyak kasus terutama dalam beberapa tahun terakhir, hal itu karena google maps tak membawa mereka ke tempat tujuannya".

Baca Juga:

Viral, Wisata Tersembunyi Negeri di Atas Awan Terus Didatangi

Untuk layanan penyalamatan sendiri didanai oleh masyarakat setempat. Jadi wisatawan yang terdampar tak perlu membayar untuk diselamatkan. Hanya saja jumlah operasi penyelamatan yang besar, membuat tekanan serius pada anggaran lokal.

Banyaknya kasus turis nyasar, membuat pihak berwenang setempat bertindak tegas (Foto: pixabay/markus_raider)

Masalahnya pun menjadi sangat serius, karena itu pihak berwenang Baunei berencana untuk melarang aplikasi tersebut, yang ternyata mustahil.

"Tak mungkin bagi kami untuk melarang penggunanya, namun kami memberikat peringatan: Jangan gunakan google maps karena kamu akan berakhir ditempat yang tak dikenal." ucap Salvatore Corrias.

Terkait kasus tersebut, pihak berwenang Baunei pun telah memberi tahu Google tentang masalah yang disebabkan oleh aplikasi navigasi gratis mereka. Namun sejauh ini mereka belum menerima balasan.

Sementara itu, kota Baunei telah membuat lebih banyak rambu-rambu jalan dan memulai kampanye informasi di media sosial. Guna mencegah orang-orang menggunakan google maps di daerah tersebut. Walikota Corrias pun mengimbau untuk menggunakan peta kertas lama jauh lebih baik, atau gunakan pemandu lokal ahli dari daerah tersebut. (Ryn)

Baca Juga:

Viral! Artis Perempuan Ini Kenakan Aksesoris Senilai Rp50 Miliar, Ayo Tebak Siapa?

#Google Maps #Aplikasi #Google
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lainnya
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Pengguna dengan kemenangan beruntun dapat melanjutkan ke babak berikutnya tanpa mengurangi kredit game
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Sistem canggih ini juga memfasilitasi petugas untuk memfilter pencarian laporan berdasarkan kategori, status, embarkasi, hingga kelompok terbang (kloter)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Indonesia
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Sektor derivatif melalui Pintu Futures turut memberikan kontribusi besar pada Kuartal I-2026. Tercatat, jumlah pengguna yang menyelesaikan proses verifikasi (KYC) melonjak drastis hingga 401%
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Indonesia
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Polri menghadirkan layanan laporan polisi dan kehilangan online lewat Super App. Kini masyarakat bisa lapor dari HP tanpa ke kantor polisi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Bagikan