Viral Berita Langkah Senyap Kapolri Dukung Prabowo-Gibran, Polri Pastikan Hoaks
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (MP/ Dok Humas Polri)
MerahPutih.com - Beredar buletin digital dengan nama KBA Newspaper yang memuat narasi soal Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Pilpres 2024. Buletin digital dalam PDF memuat judul “Langkah Senyap Masif dan Terstruktur LSP Untuk Prabowo dan Gibran”.
Halaman depan buletin digital menampilkan foto Jenderal Sigit, Kabaintelkam Polri Komjen Suntana, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Iriana Jokowi, dan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ribuan Ulama NU Ikut Komando Ma’ruf Amin Dukung Anies
Namun, Polri membantah informasi yang dimuat dalam buletin digital KBA Newspaper tentang Kapolri. Korps Bhayangkara menegaskan berita yang ditampilkan buletin digital KBA Newspaper itu adalah hoaks alias bohong.
“Saya sendiri sudah menghubungi Pak Ramadhan Pohan, karena dalam buletin tersebut tercantum nama beliau sebagai CEO atau founder,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (13/2).
Trunoyudo menyampaikan dirinya telah meminta klarifikasi kepada Ramadhan Pohan. Saat diklarifikasi, Ramadhan Pohan membantah media yang dipimpinnya membuat buletin tersebut.
“Menurut Pak Ramadhan Pohan, benar bahwa dirinya bagian dari tim redaktur KBA News, tetapi bukan KBA Newspaper. Dan sekali lagi menurut yang bersangkutan, tidak pernah tim redaksi KBA News membuat buletin digital tersebut,” tutur Brigjen Trunoyudo.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Pengungsi Rohingya Direkrut untuk Coblos Anies Baswedan
Dalam percakapannya dengan Ramadhan Pohan, kata Trunoyudo, KBA News juga menyampaikan siap bekerja sama dengan Polri untuk mengusut pelaku pembuat dan penyebar hoaks tersebut. Dengan demikian, lanjut dia, diduga ada pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menyebarkan hoaks mengatasnamakan atau mencatut KBA News.
“Dari pihak KBA News tadi mengatakan akan mengklarifikasi bahwa hoaks tersebut tidak pernah dibuat oleh redaksinya. Jadi rencananya dari pihak KBA News juga akan membuat surat klarifikasi ke Kapolri dan melaporkan pencatutan nama medianya,” tutup perwira polisi berpangkat jenderal bintang satu itu. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter