Viral! Aplikasi Ponsel Baru Ini Bisa Melacak Keberadaan Pemilik Utang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 27 Januari 2019
Viral! Aplikasi Ponsel Baru Ini Bisa Melacak Keberadaan Pemilik Utang

Aplikasi baru ini bisa melacak keberadaan pemilik hutang (Foto: pixabay/terovesalainen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini hampir semua orang tak bisa lepas dari ponsel. Hal itu karena ponsel dapat sangat membantu untuk komunikasi, kerja, aktivitas sehari-hari hingga untuk mengambil foto dan video.

Berbagai aplikasi ponsel yang sangat canggih pun semakin banyak, salah satunya yang terbaru ialah aplikasi yang dapat melacak keberadaan pemilik utang.

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, Tiongkok mengembangkan Aplikasi yang memungkinkan kamu tahu saat orang yang berutang terdekat hingga kamu bisa menemuinya.

1. Dibuat karena banyak yang lari dari utang

Tampilan aplikasi pelacak keberadaan pemilik hutang (Foto: china daily)

Pihak berwenang di Provinsi Hebei di Tiongkok, telah menciptakan aplikasi ponsel pintar yang memungkinkan penggunanya untuk melihat apakah mereka berada dalam jarak 500 meter dari seseorang yang berutang sehingga mereka dapat melaporkan mereka didepan umum.

Gagal melunasi utang merupakan sesuatu yang tak disukai banyak orang, karena itu Tiongkok menindak praktik tersebut lebih keras daripada yang lain.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, otoritas Tiongkok telah menggunakan berbagai teknik untuk memaksa orang yang berutang membayar hutangnya. Cara mempermalukan pengutang didepan umum menjadi yang paling populer.

Tahun Lalu pemerintah daerah di Hejiang, Sichuan. Mulai menunjukan wajah dan nama mereka yang tak melunasi utang dalam video pendek dan diputar di bioskop sebelum film dimulai. Dan saat ini langkah mutakhir yang dilakukan ialah dengan mengumumkan aplikasi yang bisa melacak keberadaan pemilik utang yang dapat melaporkan atau mempermalukan mereka.

2. Aplikasi tersebut menjadi kontroversi

Menjadi kontroversial (Foto: pixabay/stevepb)

Aplikasi tersebut digambarkan sebagai "a map of deadbeat debtors”, aplikasi kontroversial ini dapat diakses melalui platform media sosial All-in One Tiongkok, WeChat. Surat kabar yang dikelola pemerintah yaitu China Daily melaporkan, bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mendetksi pemilik utang atau debitur dalam radius 500 meter.

Informasi debitur juga dapat diakses melalui aplikasi, hingga memudahkan "whistle blowers" untuk melaporkannya, jika mereka tampaknya mampu untuk membayar utangnya. "Itu adalah bagian dari langkah-langkah untuk menegakkan keputusan kami dan menciptakan lingkungan yang kredibel secara sosial" ucap Juru Bicara Pengadilan Tinggi Rakyat Hehebi.

Atau dengan kata lain aplikasi tersegut dapat memudahkan pengguna aplikasi untuk mengidentifikasi para pengutang, tetapi tidak jelas apakah itu akan menunjukkan kepada orang-orang yang memiliki utang apa pun atau hanya mereka yang hutangnya melebihi jumlah tertentu. (Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik lainnya Kemeriahan Destination Unknown 2.0 Phase 2 di Empress China Bar JHL Solitare

#Aplikasi Mobile #Aplikasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Sistem canggih ini juga memfasilitasi petugas untuk memfilter pencarian laporan berdasarkan kategori, status, embarkasi, hingga kelompok terbang (kloter)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Indonesia
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Sektor derivatif melalui Pintu Futures turut memberikan kontribusi besar pada Kuartal I-2026. Tercatat, jumlah pengguna yang menyelesaikan proses verifikasi (KYC) melonjak drastis hingga 401%
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Indonesia
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Polri menghadirkan layanan laporan polisi dan kehilangan online lewat Super App. Kini masyarakat bisa lapor dari HP tanpa ke kantor polisi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Lifestyle
Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Siber Lewat APK Ilegal
Data terbaru dari Kaspersky menunjukkan tren yang mengkhawatirkan bagi pengguna perangkat mobile
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Siber Lewat APK Ilegal
Tekno
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Dengan fitur swipeable short-form clips, Netflix berharap pengguna tidak hanya datang untuk menonton film berdurasi panjang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Lifestyle
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Saat ini, ada lebih dari lima pemain besar di sektor neobank kripto. Revolut, Kast, Ether.fi, Rain, Tria, dan Reddotpay adalah beberapa di antaranya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Lifestyle
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Tokenisasi saham menjadi primadona baru
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Bagikan