Via Telepon ke DPR, Prabowo Jamin Kelayakan Hidup Para Hakim

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 08 Oktober 2024
Via Telepon ke DPR, Prabowo Jamin Kelayakan Hidup Para Hakim

Presiden terpilih Prabowo Subianto.(foto: dok Tim media Prabowo Subianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto bakal menjamin kualitas dan kelayakan hidup para hakim yang menjadi ‘wakil Tuhan’ dalam menempatkan keadilan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo via telepon bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat audiensi bersama Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Ia mengaku menaruh perhatian besar sejak lama terhadap para hakim. Menurutnya, yudikatif harus sangat kuat agar mandiri dalam bertugas.

“Karena itu pendapat saya dari dulu bahwa para hakim harus diperbaiki kualitas hidupnya dan harus dijamin supaya para hakim itu sangat mandiri," ujar Prabowo.

Sejak dulu ia berencana memperbaiki penghasilan para hakim supaya menjadi sangat baik. Prabowo bakal merealisasikan hal itu tanpa mengumbar janji.

Baca juga:

Gus Yahya Pede Menteri Kabinet Prabowo Setengahnya Diisi Orang NU

"Jadi saya minta para hakim sabar sebentar, begitu saya memang menerima estafet, mandat, dan saya menjalankan, saya benar-benar akan memperhatikan para hakim," tuturnya.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, upaya tersebut bisa menghilangkan korupsi dan menghindari suap yang berpotensi diterima hakim saat bertugas dalam mengadili seseorang.

"Para hakim tidak boleh bisa disogok, para hakim tidak bisa dibeli, para hakim harus terhormat. Para hakim harus mendapat perhatian dari negara," kata dia.

Prabowo menegaskan penghasilan memadai membuat para hakim memiliki harga diri yang sangat tinggi dan tidak perlu mencari tambahan dari suap.

"Itulah tekad saya, itulah keyakinan saya. Untuk itu saya mohon bantuan saudara-saudara, marilah kita bersatu, kita benahi negara kita, kita yakinkan semua orang, semua pihak," ucapnya.

Baca juga:

Jokowi Mungkin Tidak Hadir saat Pelantikan Prabowo di Senayan

Ia juga menyoroti soal banyak pihak menerima fasilitas dari negara dan pengusaha-pengusaha besar. Menurutnya, orang-orang itu harus membayar pajak sesuai kewajibannya.

"Kita semua harus bahu-membahu, yang kuat bantu yang lemah. Yang lemah, kita harus bersatu supaya negara kita bisa bangkit bersama, dan bersama-sama menjadi makmur," imbuhnya.

Ia mengaku kaget mendengar kondisi para hakim. Oleh sebab itu ia berencana memperbaiki kondisi para wakil Tuhan tersebut. Ia lantas meminta para hakim bersabar.

"Jadi, percayalah bahwa kunci dari negara yang maju, negara yang baik, dan negara yang bebas korupsi adalah hakim-hakim yang tidak boleh dibeli orang," tandasnya. (Pon)

#Prabowo Subianto #Hakim #Aksi Hakim Cuti Bersama #Kesejahteraan Hakim #DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
DPR Bongkar Ironi Jaksa di Daerah Terpencil dan Wilayah Kepulauan, untuk Pulang Kampung Saja Enggak Cukup
Gaji dan tunjangan yang diterima saat ini bahkan tidak cukup untuk menunjang mobilitas tugas maupun keperluan pribadi yang mendasar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
DPR Bongkar Ironi Jaksa di Daerah Terpencil dan Wilayah Kepulauan, untuk Pulang Kampung Saja Enggak Cukup
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Saat ini terdapat tiga skenario utama dalam pembentukan BUK yang tertuang dalam naskah akademik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Indonesia
Pasien Cuci Darah Nyaris 'Lewat' Gara-gara BPJS Mati Mendadak, DPR Ngamuk Minta Aktivasi Darurat Sekarang
Komisi IX DPR RI berencana memanggil Menteri Sosial, Direktur Utama BPJS Kesehatan, dan Menteri Kesehatan dalam rapat kerja mendatang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Pasien Cuci Darah Nyaris 'Lewat' Gara-gara BPJS Mati Mendadak, DPR Ngamuk Minta Aktivasi Darurat Sekarang
Indonesia
DPR Cecar Dewas BPKH Soal Transparansi Uang Jemaah, Nasib Uang Haji di Ujung Tanduk?
Salah satu yang sangat dipentingkan adalah bagaimana menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan ibadah haji melalui keamanan dan keselamatan daripada keuangannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
DPR Cecar Dewas BPKH Soal Transparansi Uang Jemaah, Nasib Uang Haji di Ujung Tanduk?
Indonesia
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan dukungan terhadap solusi konflik Palestina-Israel.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Indonesia
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Kemarahan Presiden Prabowo Subianto atas kondisi sampah di Bali memicu reaksi cepat dari aparat Kepolisian dan TNI.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Indonesia
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan program gentingisasi, gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ditargetkan mulai berjalan tahun 2026 ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Indonesia
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Ini menjadi alarm keras bagi kedaulatan ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Indonesia
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Nasir menyampaikan keprihatinannya atas proses hukum yang menimpa Hogi Minaya, yang dinilainya perlu dilihat secara lebih utuh dan berkeadilan, tidak semata-mata hitam-putih berdasarkan pasal.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Bagikan