Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Veto Amerika Serikat Soal Yerusalem Bikin Malaysia Geram

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 21 Desember 2017
Veto Amerika Serikat Soal Yerusalem Bikin Malaysia Geram

Perayaan Maulid Nabi di depan Dome of the Rock, di Kota Tua Yerusalem, Kamis (30/11). (ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Malaysia menyatakan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat yang memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) yang menolak keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Hal itu diungkapkan oleh Juru bicara Kementrian Luar Negeri Malaysia, Datin Nirvana Jalil Gani.

"Dukungan dari 14 anggota Dewan Keamanan PBB adalah adalah indikasi yang jelas bahwa masyarakat internasional sangat menentang pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel," ujar Datin Nirvana Jalil.

Rancangan resolusi itu didukung 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan seluruh anggota tetap DK PBB yakni Rusia, China, Inggris, Prancis, kecuali Amerika Serikat.

Nirvana mengatakan, Malaysia menegaskan bahwa isu Yerusalem adalah inti dari penyebab masalah Palestina dan meminta semua negara anggota PBB untuk tidak mengakui upaya untuk mengubah karakter dan status dari Yerusalem tersebut.

"Malaysia menyambut baik inisiatif oleh Turki untuk meminta Sidang Khusus Darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) untuk membahas masalah ini dengan maksud untuk mengajukan resolusi serupa," tuturnya.

Malaysia, ujar dia, menegaskan kembali dukungannya yang tidak tergoyahkan terhadap perjuangan Palestina dan usaha terus menuju pembentukan sebuah negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan sebelum 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Pada kesempatan terpisah Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi menyerukan kepada warga Malaysia, partai politik dan LSM supaya mengabaikan perbedaan dengan melakukan aksi solidaritas mempertahankan Baitulmuqaddis di Masjid Putra, Putrajaya, Jumat (22/12) ini.

Zahid mengatakan, aksi solidaritas tersebut sebagai perwujudan dukungan rakyat Malaysia untuk menyosialisasikan keamanan dan memperjuangkan Baitulmuqaddis.

"Kita tidak hubungan diplomatik dengan Israel, tetapi kita menghormati hubungan dengan Amerika Serikat. Namun, apabila hak kota suci umat Islam diceroboh dengan hasrat untuk melenyapkan kota suci Islam, Kristen dan agama Yahudi Orthodox artinya Israel mencoba memadamkan sejarah," tuturnya. (*)

#Malaysia #Yerusalem #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Mahathir Mohamad Rayakan Ultah ke-101, PM Anwar Bagikan Foto Bersama Saat Muda
Di hari ulang tahun ke-101, Mahathir menerima beragam ucapan selamat dari masyarakat Malaysia melalui media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Mahathir Mohamad Rayakan Ultah ke-101, PM Anwar Bagikan Foto Bersama Saat Muda
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
KJRI Johor Bahru kemudian memfasilitasi penerbitan Check Out Memo (COM) dan Special Pass dari Jabatan Imigresen Malaysia sebagai persyaratan administrasi kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Indonesia
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
WNI asal Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), dan bayinya tewas dibunuh di Selangor, Malaysia. Kemlu RI menduga motif utang-piutang, KBRI Kuala Lumpur kawal proses hukum.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Bagikan