MerahPutih.com - Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam mengamankan Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, usai penyerangan dan pengerusakan pada Senin (18/9) dini hari.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengatakan, pihaknya telah mengerahkan 1.300 personel gabungan bersama dengan TNI.
"Saya mengambil kebijakan untuk tetap melakukan penjagaan di kantor LBH ini dengan kekuatan kurang lebih 1.300 personel juga dibantu dengan teman-teman TNI selaku Satuan Setingkat Kompi (SSK)," kata Idham di depan Kantor YLBHI Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/9).
Mantan Div Propram mengaku, pihaknya akan menarik personel di Kantor YLBHI jika kondisi di kantor tersebut perlahan kondusif.
"Kemudian kedepan pertimbangkan apakah berangsur-angsur kurangi kekuatan personel. Namun, itu semua melihat dinamika di lapangan," katanya.
Sebelumnya, sekelompok massa dari berbagai elemen masyarakat menggeruduk kantor YLBHI pada Senin (18/9) dini hari. Pasalnya, mereka menuding kantor YLBHI menggelar acara yang berkaitan dengan Partai Komunis Indonesia.
Massa melakukan pengerusakan dengan melemparkan batu ke arah kantor tersebut. Pengepungan yang terjadi sejak Minggu (17/9)malam itu.
Bahkan diwarnai bentrokan antara massa dengan aparat kepolisian pada Senin (18/9) dini hari. Polisi akhirnya memukul mundur massa dengan menyemprotkan gas air mata. (Asp)
Baca berita terkait kerusuhan LBH lainnya di: Massa Geruduk LBH Jakarta Tolak Seminar Pelurusan Sejarah Tragedi 65