Usai Bertemu SBY, Anies Akui Banyak Diberi Wejangan Strategi Menang Pemilu 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 26 Agustus 2023
Usai Bertemu SBY, Anies Akui Banyak Diberi Wejangan Strategi Menang Pemilu 2024

Bakal calon presiden Anies Baswedan memberi keterangan di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/8/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinamika politik semakin bergerak dinamis menjelang Pilpres 2024. Hal itu sejalan dengan banyaknya elite membuka komunikasi politik, terutama dengan bakal calon presiden (capres) 2024.

Tak terkecuali Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menggelar pertemuan dengan capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Usai pertemuan, Anies mengatakan, banyak mendapatkan cerita pengalaman politik dari SBY. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku SBY juga memberikan pandangannya soal strategi yang perlu diterapkan di kontestasi politik 2024.

Baca Juga:

SBY Ajak Anies Berbincang di Ruangan Bersejarah bagi Demokrat

"Kami membahas pada aspek strategi, langkah-langkah yang peru kita antisipasi, yang perlu kita kerjakan di bulan-bulan ke depan, sampai dengan bulan Februari," kata Anies di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Dikatakan Anies, perbincangan dengan SBY tidak melulu membahas soal kondisi internal di dalam koalisi. Tapi lebih menekankan pada langkah-langkah strategis ke depan.

"Jadi percakapannya tidak lagi soal internal partai koalisi, tapi tentang bagaimana kita melangkah ke depan," tutur Anies.

Baca Juga:

Anies dan Tim 8 Temui SBY di Cikeas

Anies mengungkapkan SBY bercerita tentang pengalaman Partai Demokrat memenangi memenangi kontestasi politik sebanyak dua kali, yaitu pada Pemilu 2004 dan 2009.

Dia mengaku mencatat semua pernyataan SBY secara serius. Hal itu penting dalam upaya meraih kemenangan pada Pemilu 2024.

"Tadi Bapak SBY yang sudah memiliki pengalaman memenangkan pilpres dua kali, memimpin pemerintahan 10 tahun, memberikan pada kita wisdom, knowledge, pengalaman yang amat kaya," tutur Anies.

Anies menekankan bahwa Presiden ke-6 RI lebih banyak memberikan wejangan untuk memenangi pemilu. Dia menegaskan tak ada pembahasan soal figur bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya.

"Lebih banyak menyangkut strategi ke depan, karena telah terjadi perubahan zaman, perubahan waktu, tema-tema yang mungkin penting dalam kita berkampanye ke depan," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

SBY Tidak Hadir di Sidang Tahunan MPR 2023

#Anies Baswedan #SBY #Pemilu #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Bagikan