Merahputih.com - Piala Dunia 2026 mempertemukan sang penguasa trofi edisi perdana dengan calon tuan rumah masa depan.
Pertandingan pembuka Grup H Piala Dunia ini menyajikan bentrokan penuh gengsi antara raksasa Amerika Selatan, Uruguay, melawan kekuatan Asia, Arab Saudi.
Baca juga:
Arab Saudi melangkah ke putaran final setelah melewati perjuangan berliku pada fase kualifikasi zona AFC.
Produktivitas minim menjadi alasan utama pemecatan pelatih Herve Renard sebelum akhirnya nakhoda asal Yunani, Georgios Donis, mengambil alih kursi kepelatihan.
Beban Sejarah El Celeste dan Rekor Buruk Green Falcons
Pasukan Marcelo Bielsa memikul beban sejarah besar sebagai pemegang dua gelar juara dunia edisi 1930 dan 1950.
Skuad El Celeste membidik kemenangan demi memperbaiki catatan buruk, mengingat mereka hanya menang sekali dari delapan laga pembuka turnamen sebelumnya.

Sebaliknya, Arab Saudi dihantui rekor buruk berupa 68 persen kekalahan sepanjang keikutsertaan pada kompetisi sepak bola tertinggi ini.
Berikut data penting kekuatan kedua tim menjelang laga krusial:
-
Andalan Lini Depan Uruguay: Darwin Nunez menjadi motor serangan utama lewat kontribusi lima gol dan dua asis selama kualifikasi CONMEBOL.
-
Kreator Serangan El Celeste: Maxi Araujo menyumbang empat asis, berada tepat di bawah bintang Kolombia, James Rodriguez.
-
Kondisi Kebugaran Skuad Bielsa: Giorgian de Arrascaeta, Ronald Araujo, dan kapten Jose Maria Gimenez masih dalam pemantauan tim medis.
-
Tumpuan Gol Arab Saudi: Feras Al Brikan menyandang status pencetak gol terbanyak tim pada fase kualifikasi dengan torehan lima gol.
-
Sosok Berpengalaman Green Falcons: Pemain Terbaik Asia, Salem Al Dawsari, tetap menjadi figur berpengaruh lini tengah pada usia 34 tahun.
-
Masalah Sektor Penjaga Gawang: Kiper utama Nawaf Al Aqidi absen, memaksa Mohammed Al Owais kembali mengawal gawang.
Prediksi Komputer Super Memihak Amerika Selatan
Pertemuan ini menjadi duel kedua sepanjang sejarah kedua negara pada ajang resmi setelah kemenangan tipis Uruguay di Rostov delapan tahun silam.
Kesalahan Mohammed Al Owais saat itu berujung gol tunggal Luis Suarez. Kini, simulasi teknologi mutakhir menempatkan tim perwakilan Amerika Selatan sebagai unggulan utama memetik tiga poin.

Komputer super Opta memprediksi kesuksesan bagi Uruguay, dengan peluang kemenangan mencapai 64,7 persen.
Baca juga:
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Prakiraan Pemain
Arab Saudi (Formasi 4-2-3-1)
- Kiper: Mohammed Al Owais (21)
- Bek: Nawaf Bu Washl (13), Ali Lajami (3), Hassan Al Tambakti (5), Saud Abdulhamid (12)
- Gelandang Bertahan: Mohamed Kanno (23), Abdullah Al Khaibari (15)
- Gelandang Serang: Salem Al Dawsari (10), Musab Al Juwayr (7), Nasser Al Dawsari (6)
- Penyerang: Feras Al Brikan (9)
Uruguay (Formasi 4-4-2)
- Kiper: Fernando Muslera (23)
- Bek: Mathías Olivera (16), Santiago Bueno (24), Sebastián Cáceres (3), Guillermo Varela (13)
- Gelandang: Maximiliano Araújo (20), Rodrigo Bentancur (6), Manuel Ugarte (5), Federico Valverde (8)
- Penyerang: Darwin Núñez (9), Federico Viñas (21)
Baca juga:
Head to Head
| Parameter Analisis | Uruguay | Arab Saudi |
| Status Sejarah | Juara Dunia 2 Titah (1930, 1950) | Tuan Rumah Piala Dunia 2034 |
| Posisi Klasemen Kualifikasi | Peringkat 4 Zona CONMEBOL | Juara Ronde 4 Zona AFC |
| Pemain Kunci Lini Serang | Darwin Nunez (5 Gol, 2 Asis) | Feras Al Brikan (5 Gol) |
| Rasio Kekalahan Turnamen | Minoritas (Sering Melaju ke Fase Gugur) | 68% Kalah (13 dari 19 Laga) |
| Rekor Pertemuan Terakhir | Menang 1-0 (Piala Dunia 2018) | Kalah 0-1 (Piala Dunia 2018) |
| Kondisi Penjaga Gawang | Skuad Utama Siap Tampil | Kiper Utama Cedera (Nawaf Al Aqidi) |
| Peluang Menang (Opta) | 64,7% | 13,9% |
| Peluang Hasil Imbang | 21,4% | 21,4% |