Update Korban Banjir Bandang Flores Timur: 69 Orang Meninggal Dunia

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 05 April 2021
Update Korban Banjir Bandang Flores Timur: 69 Orang Meninggal Dunia

Banjir bandang melanda wilayah Waiwerang dan sekitarnya di Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. (ANTARA/HO-Alfons Rianghepat) (ANTARA/HO-Alfons Rianghepat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 69 korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Puluhan korban tersebut ditemukan tim SAR di 3 kecamatan yakni Kecamatan Ili Boleng, Adonara Timur dan Wotan Ulumado Kabupaten Flores Timur.

Dengan rincian, Kecamatan Ili Boleng meninggal dunia 57 Orang, sudah dievakuasi 40 Orang dan dalam pencarian 17 Orang. Kecamatan Adonara sebanyak 9 orang sudah dievakuasi 7 orang dan dalam pencarian 2 orang, serta Kecamatan Wotan Ulumado ada 3 orang berhasil dievakuasi.

Warga Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sedang mencari para korban banjir bandang yang masih belum ditemukan, Minggu (4/4). (Antara/ HO Kominfo Kabupaten Lembata)
Banjir bandang di NTT. Foto: Antara

Sehingga total korban meninggal dunia sebanyak 69 jiwa dan dalam pencarian 19 orang.

"Adapun jumlah korban keseluruhan yaitu 119 orang dimana 50 orang selamat, meninggal dunia 69 orang, dan dalam pencarian 19 orang," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana, Senin (5/4).

Tim SAR gabungan yang diterjunkan terdiri dari Tim Rescue Kansar Maumere, PMI Kabupaten Sikka, Polres Flotim, Koramil Adonara, Polair Flotim, BPBD Kabupaten Flotim, Puskesmas Ile Boleng, PT. Bumi Indah, Keluarga Korban dan Masyarakat setempat.

Tak pakai tangan kosong, tim SAR gabungan tersebut melakukan evakuasi para korban dan penanganan lingkungan yang terdampak menggunakan alat berat.

"Alut dari Rigid Inflatable Boats (RIB) 500 PK kansar Maumere 1 unit, mobil truck personil kansar Maumere 1 unit, mobil rapid landa kansar Maumere 1 unit, excavator PT. Bumi Indah 1 unit, peralatan mountenering 1 set, dan peralatan SAR lainnya," pungkasnya. (Asp)

#Banjir Bandang #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Bagikan