MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota, Rabu (7/10). Dengan positivity rate 11,3 persen, penambahan kasus positif perhari sebanyak 1.041 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.519 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.415 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.041 positif dan 6.374 negatif.
Baca Juga:
"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.340 kasus, lantaran sejumlah 299 kasus adalah data positif 5 hari terakhir dari 2 laboratorium yang baru dilaporkan," kata Dwi di Jakarta, Rabu (7/10).
Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 95.459. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 58.533.
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.254 (orang yang masih dirawat/isolasi)," jelasnya.
Sedangkan kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 82.383 kasus. Dari 82.383, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 67.310 dengan tingkat kesembuhan 81,7 persen dan total 1.819 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,6 persen.
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,1 persen.
Baca Juga:
Kisah Pekerja yang 'Dituduh' Positif COVID-19 di Tengah Maraknya Isu PHK
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.
Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)
Baca Juga: