Upaya Indonesia Untuk Etnis Rohingya dari Hulu ke Hilir
Menlu Retno LP Marsudi (tengah) saat rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Mahood Ali untuk membahas rencana bantuan kemanusiaan Indonesia untuk para pengungsi dari Rakhine, Myanmar yang berada di Bangladesh.
Pertemuan kedua menlu dilaksanakan di Dhaka, Bangladesh, Rabu (6/9). Pertemuan bilateral tersebut dilakukan saat Bangladesh masih dalam libur panjang hari Raya Idul Adha.
Pemerintah Indonesia berupaya mengatasi masalah kemanusiaan di Rakhine State secara menyeluruh dan komprehensif, mulai dari hulu di Myanmar sampai ke hilir di Bangladesh, negara yang dituju para pengungsi Rohingya.
Menlu RI sebelumnya juga telah berkomunikasi dengan Menlu Bangladesh dan menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia siap membantu Pemerintah Bangladesh dalam menangani masalah pengungsi.
"Untuk kesekian kali, saya sudah berbicara dengan Menlu Bangladesh. Saya sudah berbicara mengenai masalah bantuan yang dapat kami berikan ke Pemerintah Bangladesh untuk menangani masalah pengungsi," tuturnya.
Menurut Retno, Pemerintah Bangladesh memberikan tanggapan positif dan mengapresiasi tawaran bantuan dari Indonesia.
"Mengenai bentuknya, akan didiskusikan kembali. Saya sampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sangat memperhatikan akan situasi yang terjadi dan menugaskan saya untuk menanyakan bantuan apa yang bisa diberikan ke Bangladesh soal pengungsi," ucapnya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat