Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar di Ende

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juni 2022
Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar di Ende

Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di Lapangan Pancasila Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (1/6/2022) pukul 07.56 Wita. ANTARA/Fransiska Mariana Nuka

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Joko Widodo bertindak sebagai inspektur pada Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Ende ini dihadiri oleh sejumlah tamu, baik dari kementerian/lembaga, TNI, Polri, kejaksaan, pejabat Pemerintah Provinsi NTT dan kabupaten/kota, tokoh agama, serta tamu luar negeri dengan jumlah terbatas.

Baca Juga:

Bertolak ke NTT, Jokowi akan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Warga Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) memadati jalanan di pinggir Lapangan Pancasila dengan antusias dan berteriak ketika melihat kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya senang sekali. Biasanya lihat di televisi. Hari ini Presiden langsung kunjungi Kota Ende," kata Mama Nela (73) yang telah menunggu kehadiran Presiden Jokowi sejak pukul 05.30 WITA, di Lapangan Pancasila, Ende.

Raut wajah Mama Nela tampak sangat bahagia. Dia tak membayangkan sebelumnya bisa bertemu dengan Presiden meski melihat dari jauh.

Hal itu juga dirasakan oleh Mama Maria Margaretha (60) yang harusnya berjualan di Pasar Mbongawani. Dia menunggu untuk melihat Presiden Jokowi sebelum berjualan.

Animo masyarakat sangat tinggi untuk melihat orang nomor satu di Indonesia itu. Sejak Kepala Negara memasuki lapangan upacara, warga memberikan tepuk tangan dan teriakan tiada henti.

Karena antusias masyarakat yang tinggi, warga diperbolehkan untuk melihat langsung upacara yang dipimpin Presiden Jokowi. Aparat keamanan pun tetap siaga mengamankan situasi di sepanjang Jalan Soekarno Titik Nol Kota Ende itu.

Saat Presiden Jokowi dan Ibu negara Iriana Jokowi bersama rombongan sedang berada di Taman Perenungan Bung Karno di sisi utara Lapangan Pancasila, masyarakat pun membuat barisan di sepanjang jalan menanti Sang Pemimpin Negara lewat dan berkomunikasi dengan mereka. (*)

Baca Juga:

Jokowi Bakal Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende

#Pancasila #Hari Pancasila #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan