Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ungkap Penyebab Kecelakaan, KAI Bakal Periksa Masinis KA Argo Wilis dan Argo Semeru

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 18 Oktober 2023
Ungkap Penyebab Kecelakaan, KAI Bakal Periksa Masinis KA Argo Wilis dan Argo Semeru

Kondisi kecelakaan KA Argo Wilis dan KA Argo Semeru di Stasiun Kali Menur, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, DIY, Selasa (17/1). (Foto: MP/Cahyo Purnomoedi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecelakaan kereta api (KA) yang melibatkan KA Argo Wilis dan KA Argo Semeru terjadi di Stasiun Kali Menur, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, DIY, Selasa (17/1) pukul 13.15 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Krisbiyantoro menyampaikan, usai terjadinya kecelakaan, pihaknya akan memeriksa masinis KA Argo Wilis dan KA Argo Semeru. Tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui penyebab kecelakaan terjadi.

"Tentunya akan ada pemeriksaan lebih lanjut. Untuk menyelidiki lebih lanjut andil masinis dalam kasus seperti itu (kecelakaan)," kata Krisbiyanto di lokasi kejadian.

Baca Juga:

Polisi Dalami Kecelakaan KA Semeru dan Argo Wilis Sebabkan Puluhan Penumpang Terluka

Krisbiyanto menerangkan sebelum dilakukan pemeriksaan, saat ini masinis diminta untuk beristirahat pasca-mengalami kecelakaan. Hal ini untuk mengantisipasi masinis mengalami syok karena peristiwa kecelakaan yang dialaminya.

"Bila terjadi gangguan semacam ini, masinis harus turun dan digantikan dan akan diistirahatkan lebih dahulu. Dalam pengertian masinis dimungkinkan bisa syok. Jadi harus istirahat lebih dahulu," terang Krisbiyanto.

Krisbiyanto menyebut masinis KA Argo Wilis memiliki kemampuan yang cukup taktis untuk mengantisipasi kecelakaan. Masinis, lanjut Krisbiyanto sempat melakukan pengereman mendadak sesaat sebelum KA Argo Wilis menyenggol KA Argo Semeru.

Pengereman darurat yang dilakukan ini membuat kecelakaan yang dialami kedua kereta tidak parah atau mampu meminimalisir potensi kerusakan yang terjadi.

Baca Juga:

KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis Anjlok, 8 Penumpang Luka-Luka

"Untuk KA Argo Wilis kami katakan masinis dengan kejadian seperti itu cukup taktis. Mengingat (masinis) melakukan pengereman di saat yang tepat," ungkap Krisbiyanto.

"Mungkin bila masinis kurang taktis akan lebih parah lagi. Ini kami melihat sudah taktis sehingga biarpun terjadi musibah, ini tidak parah," tutup Krisbiyanto. (Cahyo Purnomoedi/Jawa Timur)

Baca Juga:

BPBD Jogja Kerahkan Kereta Bandara Evakuasi Penumpang Argo Semeru yang Anjlok

#PT KAI #Kecelakaan Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ajak Penumpang Bawa Tumbler, PT KAI Sudah Sediakan 124 Unit Water Station
Kemudahan memperoleh air minum dapat membantu pelanggan menjaga kondisi tubuh, mengisi botol minum anak, maupun memenuhi kebutuhan minum sebelum melanjutkan perjalanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Ajak Penumpang Bawa Tumbler, PT KAI Sudah Sediakan 124 Unit Water Station
Indonesia
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Sebanyak 609.657 lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI pada Januari-Juni 2026, naik 31,09 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Indonesia
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Pengadaan 54 lokomotif CC205 menjadi bagian dari penyiapan sarana untuk merespons kebutuhan layanan batu bara dan komoditas lainnya di Sumatra bagian selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Indonesia
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
KAI dan INKA memulai integrasi strategis untuk memperkuat industri kereta api nasional. Kebutuhan KRL hingga 2040 diproyeksikan mencapai 156 rangkaian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
Indonesia
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
KAI mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada armada diesel sejak 1 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
Indonesia
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Bagikan