Teknologi

Ukuran Kursi Penumpang Pesawat Bagian Tengah Harus Lebih Lebar?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 02 Agustus 2019
Ukuran Kursi Penumpang Pesawat Bagian Tengah Harus Lebih Lebar?

Ukuran kursi penumpang bagian tengah harus lebih lebar (Foto: Pexels/Sourav Mishra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KURSI penumpang pesawat memiliki tiga kursi yang menempel. Nah, pernah enggak sih kamu memperhatikan kursi penumpang yang memiliki tiga kursi berdempetan ini?

Memang terdengar sepele. Tapi, coba deh kamu perhatikan pada kursi bagian tengahnya. Kira-kira ukurannya sama enggak dengan kursi yang di bagian kiri dan kanan? Ya, ukuran lebarnya sama. Meskipun posisi kursi yang ditengah terhimpit dua kursi disebelahnya.

Baca juga:

Evakuasi Darurat dari Pesawat, Selamatkan Diri Bukan Tas!

Agaknya pada kursi bagian tengah ini harus diperlebar. Karena demi kenyamanan penumpang sendiri. Namun, sepertinya belum ada maskapai yang memperhatikan ukuran lebar kursi penumpang pesawat pada bagian tengah ini.

Smarter Travel memberitakan perusahaan startup bernama Molon Labe Seating mencoba berinovasi dengan memproduksi kursi penumpang bagian tengah yang lebih lebar. Tujuannya enggak lain agar setiap penumpang mendapatkan kenyamanan ketika di udara.

Jika kursi bagian tengah lebih lebar, maka penumpang enggak saling berdempetan (Foto: Pexels/Gratisography)

Kursi bagian tengahnya memiliki tiga inci tambahan pada ruang bahu. Lebar sandarannya dari 18 inci menjadi 21 inci. Sehingga bahu penumpang yang duduk di kursi tengah enggak akan mengganggu bahu penumpang disebelah kiri dan kanannya. Gampangnya mereka jadi enggak saling berdempetan.

Baca juga:

Pesawat dan Bandara Sarangnya Bakteri?

"Kami telah menemukan bahwa apa yang tampak seperti goncangan kecil sebenarnya membuat perbedaan besar," kata pendiri Molon Labe, Hank Scott. Menurut Scott, sangat penting memperlebar ukuran kursi penumpang bagian tengah agar setiap penumpamg merasa nyaman sampai di tujuan.

Namun, sepertinya ada masalah lain yang timbul jika ukuran kursi penumpang tengah diperlebar. Kursi belakang yang terbelakang akan mempersulit penghuni kursi jendela di baris belakang untuk naik dan turun ke kabin.

Kabarnya, dua perusahaan maskapai penerbangan yang enggak disebutkan namanya akan segera menggunakan kursi baru itu pada tahun 2020. (ikh)

Baca juga:

Supaya Penerbangan Nyaman, Jangan Pakai Ini di dalam Pesawat

#Pesawat #Duduk Lama
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Indonesia
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Uji terbang ini dilakukan untuk memastikan kualitas pesawat pesanan Kementerian Pertahanan itu sebelum dikirim ke Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Bagikan