Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Bandung Dihentikan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 16 Juni 2021
Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Bandung Dihentikan

Pelajar peserta uji coba sekolah tatap muka di Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Uji coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kota Bandung yang rencananya berlangsung dua pekan, 7-18 Juni 2021, dihentikan per Rabu (16/6).

Penghentian uji coba ini terkait terus meningkatnya kasus COVID-19 di Kota Bandung. Pembelajaran pun kembali dilakukan secara daring.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan Bandung Raya Siaga 1 karena melonjaknya kasus COVID-19. Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

Baca Juga:

Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19

Keempat daerah tersebut mengalami lonjakan kasus baru COVID-19 yang signifikan. Bahkan, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ditetapkan sebagai zona merah COVID-19 mengingat tingginya kasus positif aktif di dua wilayah yang mengapit Kota Bandung di selatan dan barat tersebut.

Situasi tersebut berdampak pada penghentian uji coba PTMT di Kota Bandung. Sebelumnya, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna telah meninjau pelaksanaan uji coba PTMT dari level TK sampai SMA/SMK.

Tim gabungan dari dinas pendidikan dan kewilayahan pun melakukan hal serupa. Ema telah melaporkan hasil dari peninjauan uji coba PTMT di beberapa sekolah dalam rapat terbatas (ratas) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung sebagai bahan pertimbangan.

  Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Menurut Ema, aktivitas uji coba PTMT berhenti karena menyangkut keselamatan dan jiwa manusia. Khususnya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini di Kota Bandung.

"Jadi tadi saya laporkan (dalam rapat terbatas), apa yang saya lihat di lapangan, yang namanya pendidik dan tenaga kependidikan itu sudah fasih dan paham (pelaksanaan PTMT)," katanya usai ratas bersama Forkopimda di Balai Kota Bandung, Rabu (16/6).

"Dan saya lihat semua memang layak melaksanakan PTMT. Tapi ini tidak sejalan dengan situasi kondisi pandemi COVID-19 yang sekarang terjadi," lanjutnya.

Namun, Ema juga tidak menutup kemungkinan PTMT bisa dilaksanakan nanti jika kasus COVID-19 kembali melandai. Masih ada waktu sebelum rencana pelaksanaan PTMT.

"Makanya semua aktivitas itu semua kita hentikan. Toh nanti kalau pun dilaksanakan pada 19 Juli 2021 mendatang," ucapnya.

Baca Juga:

Bandung Great Sale dan Hari Jadi Kota Bandung Digelar Hybrid

"Kita berdoa saja, mudah-mudahan menuju sampai 19 Juli sudah kembali landai. Bisa saja kebijakan tersebut pada akhirnya bisa dilaksanakan," harapnya.

Ema menilai, dari simulasi pelaksanaan uji coba PTMT yang dipantaunya, kesiapan sekolah sudah cukup baik dan sangat siap. Sehingga, tidak akan ada pelaksanaan uji coba lagi.

Selanjutnya, PTMT akan ditunda sampai situasi memungkin. ”Tapi kalau masih pandemi seperti ini tidak mungkin. Kebijakannya mungkin akan di-pending dulu," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

PTM Saat Kasus Menanjak, Satgas Khawatir Picu Klaster Sekolah di Bandung

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Kota Bandung #COVID-19 #Sekolah Tatap Muka #Masuk Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Bek Argentina Patricio Matricardi resmi memperpanjang kontrak dengan Persib Bandung hingga 2028. Faktor keluarga yang betah di Bandung dan ambisi berprestasi di level Asia jadi alasan utama.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Anak-Istri Betah Tinggal di Bandung, Alasan Patricio Matricardi Setia ke Persib
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Guru dan siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa tidak mengalami trauma pasca-teror bom. KBM kembali normal besok dengan sinergi kepolisian dan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Indonesia
Isi Lengkap Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Seret-Seret Pak RT
Teror bom hentikan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa. Pesan ancaman klaim bom di 11 titik dan seret nama Pak
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Isi Lengkap Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Seret-Seret Pak RT
Indonesia
Teror Bom Bubarkan MPLS SDN 15 Pagi Jagakarsa, Wamendikdasmen Kutuk Pelaku
Teror bom hentikan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan. Wamendikdasmen Atip Latipulhayat kutuk keras pelaku, polisi evakuasi siswa dan guru, kegiatan dihentikan sementara.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom Bubarkan MPLS SDN 15 Pagi Jagakarsa, Wamendikdasmen Kutuk Pelaku
Lifestyle
Lirik Jingle 'Hari Baru' untuk Sambut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah 2026
Lagu ini dihadirkan untuk menumbuhkan semangat dan antusiasme para murid dalam menyambut pengalaman belajar serta lingkungan sekolah yang baru
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Lirik Jingle 'Hari Baru' untuk Sambut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah 2026
Indonesia
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Masalah ini, juga masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Sekolah Tatap Muka Tetap Berjalan Normal, Begini Penjelasan Pemerintah
Pemerintah menegaskan bahwa sekolah tatap muka tetap berjalan normal. Kegiatan ekstrakurikuler juga tidak ada pembatasan.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
Sekolah Tatap Muka Tetap Berjalan Normal, Begini Penjelasan Pemerintah
Indonesia
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
ICW mengkritik putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan citizen lawsuit pendidikan dasar gratis di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
Bagikan