Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Berkebutuhan Khusus (SKH) Negeri 01 Tangsel
Merahputih.com - Aktivitas guru mendampingi murid berkebutuhan khusus saat menyantap makanan saat pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Bekebutuhan Khusus (SKH) Negeri 01 Tangsel, Pondok Kacang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (28/4/2025).
Siswa berkebutuhan khusus di Tangerang Selatan (Tangsel) kini mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk kali perdana, pemberian dilakukan secara seremonial di Sekolah Berkebutuhan Khusus (SKH) Negeri 1, Pondok Aren, Senin (28/4/2025).
Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 11 sekolah khusus se-Tangerang Raya untuk mewujudkan pendidikan inklusif dan pemenuhan gizi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Pemberian MBG bagi siswa brkebutuhan khusus dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, serta juga Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung, Reda Manthovani.
Uji coba pemberian MBG ini diberikan kepada ribuan siswa berkebutuhan khusus se-Tangerang Raya dengan sasaran hampir 1.500 siswa dan guru. Dengan menjangkau 4 sekolah berkebutahan khsusu baik sekolah swasta maupun sekolah negeri. (MP/Didik Setiawan).
Berita Terkait
955 Porsi MBG Ditarik Imbas Keracunan Ratusan Siswa SMPN 1 Blora. Menunya Begini!
Sekolah Bisa Ajukan Perbaikan Gedung Via Online, DPR: Harus Disosialisasikan secara Masif
Detik-Detik Tembok Sekolah Ambruk Timpa 4 Motor, Warga Kehilangan Mata Pencaharian dan Tempat Istirahat
Sulit Diimplementasikan, DPRD DKI Hapus Aturan Larangan Penjualan Rokok Dekat Sekolah
Tersiram Minyak Panas, Karyawan SPPG Solo Alami Luka Bakar Serius
Makan Bergizi Gratis Diklaim Tidak Berpengaruh ke Lonjakan Harga Pangan, Kenaikan Akibat Hujan
Dapur MBG Wajib Miliki Ahli Gizi, Hindari Risiko
Ketua BGN Bantah Wakil Ketua DPR Sebut Ahli Gizi tak Diperlukan di SPPG MBG
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Klarifikasi Pernyataannya soal Program MBG Tak Perlu Ahli Gizi
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog