UI Luluskan Mahasiswa Doktor Program Double Degree Pertama Kedokteran Gigi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
UI Luluskan Mahasiswa Doktor Program Double Degree Pertama Kedokteran Gigi

Dr. drg. Shalina Ricardo. ANTARA/HO-Humas UI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejarah tercatat di Universitas Indonesia. Untuk pertama kalinya, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) meluluskan doktor baru melalui promosi Dr. drg. Shalina Ricardo yang menjadi lulusan pertama program "double degree" FKG UI dengan Tohoku University, Jepang.

Capaian ini menandai tonggak bersejarah dalam kolaborasi akademik internasional universitas, sekaligus menunjukkan komitmen FKG UI dalam menghasilkan riset inovatif di bidang kedokteran gigi berbasis bioteknologi.

Dekan FKG UI, Prof. Lisa Rinanda Amir memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Riset yang dilakukan menunjukkan arah perkembangan kedokteran gigi yang semakin berbasis bioteknologi dan membuka peluang terapi yang lebih efektif.

Menurut dia, promosi doktor ini sekaligus menegaskan komitmen FKG UI dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan inovatif dalam menjawab tantangan kesehatan di masa depan.

Keberhasilan Dr. Shalina juga menandai keberhasilan implementasi program double degree FKG UI dengan Tohoku University.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh studi di dua institusi sekaligus, memperluas jejaring akademik internasional, serta memperkuat reputasi FKG UI sebagai fakultas yang berorientasi global.

Dalam disertasinya, Dr. Shalina mengangkat inovasi regenerasi tulang menggunakan exosome yang berasal dari sel punca mesenkimal (mesenchymal stem cells) Wharton’s Jelly sebagai solusi atas keterbatasan metode konvensional seperti bone graft dalam menangani critical-sized bone defects.

Penelitian ini menyoroti potensi terapi berbasis cell-free yang lebih aman, efektif, dan aplikatif untuk pengembangan klinis di masa depan.

Exosome adalah partikel kecil yang berperan penting dalam komunikasi antar sel. Dalam penelitian ini, exosome dimanfaatkan karena kemampuannya mengirim sinyal biologis yang
merangsang penyembuhan dan pembentukan jaringan baru.

Hasil riset menunjukkan peningkatan aktivitas osteoblas serta pembentukan mineral tulang secara signifikan pada uji laboratorium. Pada model hewan, pemberian exosome terbukti meningkatkan volume tulang dan mempercepat penutupan defek.

Temuan ini memperkuat bukti bahwa exosome dari Wharton’s Jelly memiliki potensi besar sebagai terapi regeneratif inovatif.

Pendekatan ini tidak hanya membuka peluang baru dalam bidang kedokteran gigi, tetapi juga dapat diaplikasikan lebih luas pada bidang bioteknologi kesehatan dan rekayasa jaringan.

Melalui promosi doktor ini, FKG UI menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu kedokteran gigi yang adaptif terhadap perkembangan bioteknologi.

"Fakultas tidak hanya berkomitmen menghasilkan riset berkelas dunia, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi internasional, dan kontribusi nyata bagi masyarakat," ungkapnya. (*)

#UI #Fakultas Kedokteran #Dokter Gigi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendiktisaintek: 99% Kecurangan Ujian SNBT 2026 Terjadi di Jurusan Kedokteran
Kemdiktisaintek ungkap 99% kasus kecurangan SNBT 2026 menyasar Prodi Kedokteran. Panitia SNPMB mencatat 38 kasus dengan modus joki.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Mendiktisaintek: 99% Kecurangan Ujian SNBT 2026 Terjadi di Jurusan Kedokteran
Indonesia
UI Luluskan Mahasiswa Doktor Program Double Degree Pertama Kedokteran Gigi
Melalui promosi doktor ini, FKG UI menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu kedokteran gigi yang adaptif terhadap perkembangan bioteknologi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
UI Luluskan Mahasiswa Doktor Program Double Degree Pertama Kedokteran Gigi
Indonesia
Kampus Kekerasan Seksual di Berbagai Kampus Bermunculan, Kemendiktisaintek Wajib Lakukan Evaluasi
Penanganan kekerasan seksual tidak dapat dilakukan secara parsial dan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing kampus.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Kampus Kekerasan Seksual di Berbagai Kampus Bermunculan, Kemendiktisaintek Wajib Lakukan Evaluasi
Indonesia
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, Komisi X DPR Desak Pihak Universitas Transparan Usut
Pihak-pihak yang terbukti terlibat harus diberikan tindakan tegas sebagai bentuk keadilan bagi korban sekaligus memberikan efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, Komisi X DPR Desak Pihak Universitas Transparan Usut
Indonesia
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, Menteri PPA: Bentuk Pelanggaran HAM
Tindakan tersebut tidak hanya merendahkan martabat perempuan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak aman, khususnya di ruang akademis.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, Menteri PPA: Bentuk Pelanggaran HAM
Indonesia
Makin Banyak Kampus, Pemerintah Setujui 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Sub Spesialis
Dengan semakin banyaknya universitas negeri maupun swasta yang membuka program tersebut dapat menghasilkan dokter-dokter yang berkompeten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Makin Banyak Kampus, Pemerintah Setujui 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Sub Spesialis
Indonesia
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Kerja sama pendidikan dengan kampus terkemuka di Inggris ini, kata Teddy, diharapkan dapat meningkatkan peringkat universitas Indonesia di dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Indonesia
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Langkah strategis ini dilakukan dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Indonesia
Prabowo Janjikan Buka Pendikan Kedokteran Gratis, Penuhi Kekurangan Biaya Medis
Kebijakan tersebut dapat membuka kesempatan yang setara bagi semua kalangan, termasuk anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Janjikan Buka Pendikan Kedokteran Gratis, Penuhi Kekurangan Biaya Medis
Indonesia
Pemerintah Siapkan 150 Program Pendidikan Dokter Spesialis Buat Dikirim ke Seluruh Berbagai Daerah
Pendidikan dokter spesialis kepada putra daerah dimaksudkan agar mereka dapat berbakti di kampung halamannya, termasuk ke daerah-daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 November 2025
Pemerintah Siapkan 150 Program Pendidikan Dokter Spesialis Buat Dikirim ke Seluruh Berbagai Daerah
Bagikan