Ubah Suasana Hati dengan Beristirahat di Ruang Terbuka
Bersentuhan dengan alam memberikan kesehatan mental. (Foto: Pixalbay/rawpixel)
BERISTIRAHAT sejenak dari beban pekerjaan yang menumpuk sangat membantu para karyawan dalam meningkatkan produktivitas kerja. Baik itu istirahat tidur atau hanya bersantai di sekitar meja kerja.
Tapi tahukah kamu? Ada salah satu jenis istirahat yang meningkatkan semangat tinggi, bahkan membuat suasana hati semakin riang.
Studi 'The Journal of Positive Psychology' meneliti, ketika seseorang berada di alam terbuka dengan waktu minimal 5 menit bisa bermanfaat positif untuk suasana hati.
1. Alam menenangkan mental
Dikutip dari Indian Express, studi ini mengungkapkan bukti kuat bahwa kontak dengan alam meningkatkan kesehatan manusia, termasuk kesejahteraan emosional.
The Journal of Positive Psychology dalam penelitiannya melakukan dua studi dengan bantuan partisipasi dari mahasiswa.
Dalam studi pertama, mereka memeriksa apakah kontak lima menit dengan alam dapat memengaruhi emosi "hedonis dan transenden-diri".
2. Durasi singkat dampak besar
Studi kedua, peneliti mengamati apakah perbaikan dalam suasana hati bergantung pada durasi waktu yang dihabiskan di luar.
Hasilnya, kontak singkat mengarah pada peningkatan "baik emosi hedonis maupun transenden-diri", sementara durasi kontak, bagaimanapun, tidak berpengaruh pada peningkatan ini.
3. Ruang hijau meningkatkan kesehatan mental
Penelitian serupa juga pernah dilaporkan Time, bahwa menghabiskan waktu di ruang hijau dapat membantu meningkatkan kesehatan mental sekaligus menjadikan seseorang lebih bahagia.
Bagaimana sahabat MP? Tertarik melakukan tips ini. (zaim)
Baca Juga: Ternyata Makanan dan Minuman Bisa Cairkan Suasana saat Kamu Berkonflik
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo