Tuntunan Tak Digubris, Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah dan Bakal Kepung Istana Presiden

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 22 Juni 2025
Tuntunan Tak Digubris, Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah dan Bakal Kepung Istana Presiden

Aksi Unjuk Rasa Pengemudi Ojek Online di Patung Kuda Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Garda Indonesia mengaku kecewa dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang hingga saat ini belum merespons tutuntan aksinya pada 20 Mei 2025 lalu.

Lebih kecewa lagi saat pelaksanaan aksi pun Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, tidak menerima perwakilan peserta saat aksi kala itu.

"Berjuang menyampaikan aspirasi dan menuntut hak serta keadilan pihak Menteri Perhubungan beserta jajarannya menerima para pengusaha aplikator di suatu restoran mewah di Jakarta dan mengabaikan aspirasi kami," kata Kadiv Humas Garda Indonesia, Yudha Al Janata Minggu (22/6).

Menurut Yudha, hal ini merupakan suatu bentuk pelecehan dari penyelenggara negara terhadap rakyatnya yang sedang tertindas oleh kepentingan bisnis perusahaan-perusahaan aplikator.

"Dimana letak keadilan bagi rakyat Indonesia dan apakah Presiden Prabowo mengetahui hal ini? Mengingat Presiden Prabowo selalu menyampaikan bahwa Presiden dan Pemerintah Pro kepada Rakyat Indonesia, namun mana buktinya? Hingga saat ini Menteri Perhubungan RI masih bungkam tidak juga berikan keputusan atas tuntutan aksi kami 20 Mei 2025," tuturnya.

Baca juga:

Mendesak! DPR Soroti Nasib 5 Juta Pengemudi Ojol dan Desak Regulasi Perlindungan

Maka itu tegas dia, Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia bersama berbagai aliansi, organisasi dan komunitas ojol se-Jabodetabek dan daerah-daerah dari seluruh Indonesia akan Kepung Istana Presiden pada Senin 21 Juli 2025 dan paling lambat bulan Agustus 2025.

"Akan melaksanakan aksi "REVOLUSI OJOL KEPUNG ISTANA PRESIDEN RI" yang kami targetkan akan dihadiri oleh 50.000 ojol dari berbagai daerah-daerah di Indonesia yang akan masuk ke Jakarta secara bergelombang," tegasnya.

“Aksi Revolusi Ojol Kepung Istana Presiden RI akan kami laksanakan paling cepat pada Senin 21 Juli 2025 dan paling lambat bulan Agustus 2025 untuk tanggalnya kami Garda masih berkomunikasi dengan berbagai aliansi-aliansi yang akan turun aksi massa ojol secara serentak seluruh Indonesia dengan titik lokasi aksi di Istana Merdeka Jakarta.”

5 Tuntutan Garda Indonesia

Ada lima tuntutan yang disampaikan Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia yakni pertama Presiden Prabowo Subianto mesti hadirkan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) transportasi online, potongan biaya aplikasi 10 persen, dan diskresi tarif pemesanan makanan dan pengantaran barang.

Lalu audit investigatif potongan 5 persen dari pendapatan pengemudi yang diambil oleh aplikator secara sepihak tanpa adanya transparansi.

"Pemerintah menetapkan agar perusahaan aplikator hapuskan program-program promo dan pengkotak-kotakan pengemudi seperti aceng, slot, hub, member, hemat dll," ucapnya.

Aksi Revolusi Ojol Kepung Istana Presiden juga akan dibarengi dengan aksi mematikan aplikasi massa secara serentak seluruh Indonesia untuk melumpuhkan tranportasi berbasis aplikasi online sebagai bentuk kekecewaan selama ini terhadap pemerintah yang tidak pro rakyat pengemudi online.

"Kami berharap Presiden Prabowo membuktikan kepada pengemudi online gabungan R2 dan R4 bahwa memang benar dan konkrit bahwa Presiden RI Pro Rakyat, bukan pro kepada pengusaha kepentingan bisnis," tutupnya. (Asp)

#Ojek Online #Demonstrasi #Kementerian Perhubungan #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Prabowo menerima Kartanu dari PBNU yang tertulis sebagai anggota seumur hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Indonesia
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Secara total 152 anak ditangkap, 149 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 lainnya merupakan perempuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Indonesia
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Sebanyak 153 anak diamankan saat kerusuhan demo di DPR. Polisi pun mendalami dugaan eksploitasi anak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Indonesia
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Aktivitas warga, termasuk pengguna jalan dan kegiatan masyarakat lainnya, juga berlangsung seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Indonesia
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyayangkan perusakan fasum dan CCTV saat demo di DPR/MPR. Ia menegaskan aksi unjuk rasa tetap diperbolehkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Indonesia
Subuh Masih Bakar-bakaran. Tol Dalam Kota Ditutup Sejak Pagi, Polisi Catat Fasilitas Rusak
Kendaraan yang hendak masuk Tol Dalam Kota diarahkan menggunakan jalur alternatif Jalan Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono dan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Subuh Masih Bakar-bakaran. Tol Dalam Kota Ditutup Sejak Pagi, Polisi Catat Fasilitas Rusak
Indonesia
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Demi keselamatan dan keamanan pengguna, perjalanan KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Indonesia
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Perjalanan KRL tujuan Tanah Abang disesuaikan pada Kamis malam akibat kerumunan massa di jalur Palmerah-Tanah Abang. Simak daftar kereta yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Bagikan