Tugas Negara Terakhir Bayu, Sang Pengadang Motor Pelaku Bom Gereja Surabaya
Aloysius Bayu Rendra Wardhana. (Facebook)
PELAYAT terus mengalir mendatangi rumah duka di sebuah gang kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya Minggu sore(13/5). Sebuah tenda sederhana berdiri di sana. Raut muka sedih para pelayat itu menanti kedatangan Aloysius Bayu Rendra Wardhana. Bayu merupakan salah satu korban meinggal tragedi bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Minggu pagi.
Sosok Bayu kini memang sedang ramai diperbincangkan. Dia adalah penghalau motor pelaku bom Fadil, 18 dan Firman Halim, 16 yang hendak masuk ke area gereja. Saat itu, Bayu memang sedang berada di gerbang gereja. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai Weeding Photography itu merupakan koordinator relawan keamanan gereja.
Berdasarkan rekaman cctv, motor pelaku tak bisa masuk ke dalam gereja karena sudah dihalau Bayu. Nah, begitu motor berhenti, boommmm... Bom pun meledak. Nyawa Bayu tak terselamatkan. Namun, berkat upaya Bayu, pelaku tak bisa masuk ke dalam gereja dan tak membuat korban lebih banyak berjatuhan.
Aksi Bayu menjadi viral. Para netizen pun beramai-ramai mengucapkan terimakasih kepadanya. Salah satunya datang dari pemilik akun twitter @_fransiskancis. "RIP saudara Bayu. Yang berani menghadang motor teroris, sehingga tidak masuk lebih dekat ke dalam gereja. Semoga kebahagiaannya kekal dan upahmu besar di surgaNYA," tulisnya.
Apalagi sebelum menjalankan tugasnya di gereja, Bayu sempat mengunggah status di akun media sosialnya. "Selamat pagi, Tuhan memberkati. Mandi, cuss SMTB. Tugas Negara Memanggil."
Bayu meninggalkan dua orang anak yang masih duduk di kelas 1 SD dan 1 tahun. "Saya mohon maaf karena masih nunggu jenazah anak saya, setelah itu saya akan ngomong ke teman-teman jurnalis," ujar Siswanto, ayah Bayu saat ditemui awak media seperti dilansir JawaPos.com.
Puluhan pelayat yang datang silh berganti juga menyampaikan belasungkawa kepada Monic, istri Bayu. Beberapa karangan bunga juga berjejer di sepanjang gang. Selamat Jalan Bayu....(*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Bom Bunuh Diri Meledak di Pakistan Barat Daya, Tewaskan 13 Orang, Lukai 30 Lainnya
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Lirik Lagu Patriotik 'Surabaya' yang Pernah Dipopulerkan Oleh Dara Puspita
Pemaksa Murid SMAK Gloria 2 Surabaya ‘Menggonggong’ Terancam Hukuman 3 Tahun Penjara
Pelaku Bom Bunuh Diri Jelang KTT G20 Brasil Sempat Beri Peringatan di Medsos
Dicokok di Bandara Juanda, Pengusaha Suruh Siswa SMK Gloria 2 Gonggong Jadi Tersangka