Tubuh Sangat Butuh Serat, Konsumsi 3 Makanan ini
Alpukat. (Foto: Unsplash/Thought Catalog)
MerahPutih.com - Tubuh membutuhkan banyak serat untuk menjaga kesehatan. Rutin mengonsumsi serat dapat membantu kamu untuk terhindar dari sejumlah penyakit berat.
"Hal ini (mengonsumsi serat) dikaitkan dengan penurunan risiko banyak penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes tipe II, dan kanker kolorektal," ujar ahli diet dan ilmuwan mikrobioma Dr. Emily Leeming.
Selain itu, serat juga dapat membantu memperlambat pelepasan energi ke dalam aliran darah dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga kamu akan tetap merasa kenyang dan berenergi dalam waktu lama.
Seperti dilansir Vogue, tiga makanan ini merupakan sumber serat terbaik yang harus kamu konsumsi, antara lain:
Baca juga:
1. Alpukat
Alpukat mengandung lebih banyak serat daripada kebanyakan buah dan sayuran. Buah ini juga merupakan sumber lemak sehat baik, yang bagus untuk proses metabolisme.
“Mengonsumsi alpukat setiap hari terbukti dapat meningkatkan kadar asam lemak rantai pendek yang sehat, dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama," kata Leeming.
2. Biji chia
Biji chia mengandung sekitar 34g serat per 100g, menjadikannya salah satu biji yang paling berserat. Menambahkan campuran berbagai biji seperti chia ke dalam hidangan manis atau gurih adalah cara yang bagus untuk mendapatkan tambahan serat.
"Panggang dan taburkan di atas salad atau roti panggang alpukat, atau makan dengan oat dan dedak gandum di atas beri dan yogurt Yunani untuk sarapan," ujar Leeming, mengenai cara mengonsumsi biji chia dengan makanan lain.
Baca juga:
3. Roti gandum pumpernickel
Roti gandum sudah mengandung banyak serat. Namun, roti gandum khas Jerman yang dikenal dengan pumpernickel lebih memiliki banyak serat dibandingkan roti lainnya.
“Hanya satu potong mengandung 6g serat, yang akan memberi makan bakteri usus Anda dan membuat Anda merasa kenyang dan berenergi lebih lama." (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo