Merawat Ingat

Tsunami Setinggi 80 Meter Menghantam Maluku

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 17 Februari 2022
Tsunami Setinggi 80 Meter Menghantam Maluku

Ilustrasi tsunami yang bisa menerjang ke daratan. (Foto: Pexels/GEORGE DESIPRIS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GEMPA berkekuatan 8,2 SR mengguncang Hila dan Lima di Pulau Ambon dan Pulau Seram, Maluku. Gempa yang terjadi pada 17 Februari 1674 tersebut menimbulkan Tsunami raksasa setinggi 80 meter. Kabarnya pada saat itu merenggut korban jiwa sekitar 2.322 orang. Selain itu, tsunami besar itu menghancurkan sekitar 13 desa. Peristiwa ini tercatat sebagai sebagai salah satu tsunami yang paling besar yang pernah terjadi di dunia.

Baca Juga:

18 Tahun Lalu Pertama Kalinya TransJakarta Mengaspal

tsunami
Ilustrasi suasana di Pantai Ambon Abad 17. (Foto: BNPB)

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 – 20.00 waktu setempat, bertepatan dengan suasana perayaan Imlek yang sangat meriah di sekitar pasar. Guncangan yang sangat kuat terjadi di seluruh Pulau Ambon dan pulau-pulau sekitarnya, yang menewaskan 86 orang karena tertimpa runtuhan. Selain itu, banyak bangunan yang terbuat dari batu mengalami retakan dan tidak dapat digunakan kembali.

Seorang ahli botani asal Jerman yang menjadi saksi mata bencana besar tersebut, Georg Eberhard Rumpf atau dikenal dengan nama Rumphius. Rumphius adalah ilmuwan terkenal melalui karyanya Herbarium Amboinense. Banyak warga saat itu berada di dalam rumah yang terjebak di dalamnya. Rumphius menuliskan kejadian itu pada memoarnya.

Memoar itu menjadi catatan sejarah yang sangat penting tentang gempa bumi dan tsunami di Nusantara. Sayangnya memoar itu dirahasiakan oleh VOC. VOC khawatir tentang pendistribusian memoar tersebut menguntungkan para pesaingnya. Tetapi setelah Rumphius meninggal, memoar tersebut ditemukan oleh seorang pendeta bernama François Valentijn dan diterbitkan atas namanya sendiri. (frs)

Baca Juga:

Si Joger Magnet Wisatawan ke Pulau Dewata

#Merawat Ingat #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan