Tsamara Amany: Kaum Muda Harus Rebut Posisi Politisi Korup

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 17 Juli 2017
Tsamara Amany: Kaum Muda Harus Rebut Posisi Politisi Korup

Tsamara Amany Alatas. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas geram melihat sejumlah politisi di parlemen yang kerap berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut catatan, sepanjang tahun 2016, sejumlah anggota DPR terjerat dalam kasus korupsi yang ditangani KPK. Terlebih, survei Global Corruption Barometer menempatkan DPR sebagai lembaga paling korup.

Perempuan cantik berusia 21 tahun yang akrab disapa Sammy ini juga prihatin melihat kinerja para wakil rakyat yang menurutnya minim produktivitas dalam membuat undang-undang.

"DPR itu lembaganya terhormat, tapi apakah orang-orang di dalamnya mampu menjaga kehormatan DPR, itu yang perlu dipertanyakan," ujar Sammy dalam wawancara khusus dengan wartawan merahputih.com Ponco Sulaksono di bilangan Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (16/7).

Kondisi itu mendorong Sammy memberanikan diri terjun ke dunia politik praktis. Mahasiswa semester VI Universitas Paramadina ini ingin mengubah wajah DPR menjadi lebih baik.

"Untuk membuat orang-orang ini (politisi korup) tidak terus berkuasa, harus ada orang baru yang terjun ke politik," katanya dengan nada tegas.

Oleh karena itu, mahasiswa semester VI Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina ini mengajak kaum muda untuk terlibat langsung ke dalam partai politik sehingga dapat menggeser posisi wakil rakyat yang korup tersebut.

"Artinya orang-orang yang kurang baik di DPR ini harus kita rebut kekuasaannya dengan kita terjun ke politik praktis dan kemudian masuk ke dalam DPR," ungkap Co-founder LSM Perempuan Politik ini.

Sammy menuturkan bahwa DPR adalah lembaga yang terhormat. Tapi sayang, lanjut Sammy, kehormatan lembaga tersebut tercoreng oleh sejumlah politisi Senayan yang kerap tersandung korupsi.

"Beberapa anggota DPR yang tersangkut kasus korupsi dan ditangkap KPK. Selain itu, juga ada pansus hak angket di tengah kasus e-KTP yang sedang diusut oleh KPK. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan," ucap Ketua DPP Bidang Eksternal PSI ini.

Baca juga berita lainnya tentang kasus Tsamara Amany dalam artikel: Tsamara Amany Ungkap Alasannya Enggan Gabung Partai Besar

#Politisi Perempuan #PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Anggota Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, mengkritik Pemprov Jakarta gagal mengatasi bau menyengat dari fasilitas RDF Rorotan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Indonesia
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI meminta Pemprov DKI melakukan patroli dan perbaikan cepat demi keselamatan pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Indonesia
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Anggota DPRD DKI dari PSI menyoroti kondisi Pasar Sunan Giri Pulogadung yang dinilai berbahaya. Pasar Jaya diminta melakukan revitalisasi total.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Bagikan