Trump Tidak akan Larang TikTok di AS Jika Hal Ini Terjadi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 05 Agustus 2020
Trump Tidak akan Larang TikTok di AS Jika Hal Ini Terjadi

Trump ingin perusahaan AS membeli TikTok. (Foto: Ars Technica)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA hari lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan melarang TikTok di negaranya tersebut. Alasannya, TikTok menjadi ancaman keamanan negara karena dapat membagikan data penggunanya kepada pemerintah Tiongkok. Sebelumnya, ia mengumukan akan memblokir TikTok pada 2 Agustus. Kabar terbaru menyatakan bahwa Trump akan memblokir TikTok pada 15 September.

Mengutip The Verge, Trump mengklaim bahwa TikTok akan gulung tikar di AS pada 15 September jika perusahaan unduknya di Cina, ByteDance, tidak menjualnya dan memberi banyak uang kepada Departemen Keuangan AS. Pernyataan ini juga diiringi dengan rumor bahwa Microsoft telah melakukan negosiasi untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.

Baca juga:

Gemar Belanja Online? Kamu Harus Tahu Istilah-Istilah Ini

Trump sebelumnya ingin memblokir TikTok pada 2 Agustus. (Foto: ABC News)
Trump sebelumnya ingin memblokir TikTok pada 2 Agustus. (Foto: ABC News)

Kabar ini disampaikan langsung oleh Trump di Gedung Putih pada Senin (3/8) dan menguraikan bagaimana ia percaya Microsoft atau perusahaan lain yang “besar, aman, dan sangat Amerika” harus membeli TikTok. Trump berpendapat bahwa AS harus membeli perusahaan dari ByteDance dan bukan hanya beropasi di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

“Membeli 30 persen saham adalah hal yang rumit,” ujar Trump.

Trump menegaskan bahwa kesepakatan yang terjadi, AS harus mendapatkan bagian dari penjualan TikTok dan masuk ke kas Departemen Keuangan AS. Ia tidak menjelaskan apa maksud dari pernyataannya ini, tetapi ia membandingkan hubungan antara pemerintah AS dan perusahaan antara pemilik dan penyewa.

Baca juga:

Fitur Baru WhatsApp, Bikin Hidup Tenang

Microsoft rumornya sedang mengakuisisi TikTok. (Foto: NTD News)
Microsoft rumornya sedang mengakuisisi TikTok. (Foto: NTD News)

“Saat ini mereka tidak memiliki hak apapun kecuali kita memberikannya kepada mereka. Jadi jika kita akan memberi mereka hak, maka bagiannya juga harus masuk ke negara ini,” kata Trump.

“Itu sedikit seperti (hubungan) pemiliki-penyewa. Tanpa sewa, penyewa tidak memiliki apa-apa,” lanjutnya.

Trump menyebut bahwa TikTok akan ditutup pada 15 September kecuali Microsoft atau perusahaan lain membelinya dan membuat kesepakatan yang tepat, sehingga Departemen Keuangan AS mendapatkan banyak uang.

Pemerintah Trump telah melarang TikTok dengan alasan potensi ancaman keamanan nasional atau untuk menghukum Tiongkok karena COVID-19. TikTok sendiri mengatakan pihaknya tetap berkomitmen pada basis pengguna AS yang besar.

“TikTok akan ada di sini selama bertahun-tahun mendatang,” kata Josh Gartner, juru bicara perusahaan. (and)

Baca juga:

Ini 3 Cara Mendukung Bisnis Teman Biar Makin Laris

#TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
ShowBiz
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Salah satu alasan lagu ini cepat viral yakni karena sering dipakai sebagai latar musik dalam konten Reza Arap dan Lula Lahfah.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Indonesia
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Pengguna TikTok yang berusia di atas 16 tahun tetapi terdampak penonaktifan akun nantinya dapat mengajukan upaya banding
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Bagikan