Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz

Kapal tangker melintas di Selat Hormuz. (Pexel/Melike Sena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat telah melakukan gencatan senjata dengan Iran, diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, disusul perundingan di Islamabad pada 11–12 April, namun berakhir tanpa kesepakatan.

Presiden Donald Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata diperpanjang atas permintaan Pakistan sambil menunggu proposal baru dari Teheran.

Pada Senin, Trump mengisyaratkan kemungkinan tidak akan menerima proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang, setelah Teheran mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan pembahasan program nuklir ditunda ke tahap berikutnya. AS saat ini masih melakukan blokade Selat Hormuz

Terkini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (29/4) mendesak Iran agar segera “bersikap lebih cerdas” terkait kesepakatan nuklir, seraya menegaskan bahwa ia tidak akan lagi bersikap lunak.

Baca juga:

Trump Bakal Perpanjang Blokade Selat Hormuz, Pemboman Iran Diklaim Miliki Risiko Besar

“Iran tidak bisa membereskan masalahnya. Mereka tidak paham cara menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka harus segera bersikap lebih cerdas,” kata Trump melalui platform Truth Social.

Unggahan tersebut juga menampilkan gambar Trump mengenakan setelan jas dan kacamata hitam sambil memegang senjata api, dengan latar ledakan di lanskap Iran.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap kepentingan AS di kawasan, termasuk di sejumlah negara Teluk.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan blok tersebut sedang berupaya menuju penyelesaian konflik Timur Tengah yang langgeng, menekankan perlunya memulihkan keamanan maritim di Selat Hormuz.

Dalam pidatonya di Parlemen Eropa, von der Leyen mengatakan, jeda pertempuran baru-baru ini menawarkan kesempatan untuk memajukan upaya diplomatik, termasuk mempertahankan gencatan senjata yang melibatkan Iran dan Lebanon.

"Tujuan bersama kita sekarang adalah untuk melihat adanya penyelesaian perang yang langgeng, dan ini termasuk memulihkan kebebasan dalam navigasi penuh dan permanen di Selat Hormuz tanpa pungutan tol," kata von der Leyen.

"Sama jelasnya bahwa setiap perjanjian perdamaian harus membahas program nuklir dan rudal balistik Iran," tambahnya.

Von der Leyen mengatakan para pemimpin Uni Eropa telah bertemu dengan mitra regional, termasuk Mesir, Lebanon, Suriah, dan Yordania, serta sekretaris jenderal Dewan Kerja Sama Teluk, untuk mengoordinasikan upaya menuju de-eskalasi dan stabilitas.

Namun, memperingatkan bahwa dampak ekonomi dari konflik tersebut dapat berlanjut "selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun," terutama di pasar energi, karena gangguan pada jalur pelayaran utama berisiko menaikkan harga global.

Dalam menyoroti dampaknya, von der Leyen mengatakan tagihan impor bahan bakar fosil Eropa telah meningkat lebih dari 27 miliar euro atau Rp 545 triliun hanya dalam 60 hari konflik.

#Selat Hormuz #Uni Eropa #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Indonesia
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Trump mungkin akan menangguhkan serangan dan kembali berunding dengan Iran jika ada "kemajuan langsung pada upaya diplomasi".
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Dunia
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Serangan itu, dikabarkan yang menghancurkan tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat dan merusak parah tiga lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Indonesia
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
ota Ceuta mengalami lonjakan tajam kedatangan jumlah migran dari Maroko yang berusaha memasuki kota otonom Spanyol yang terletak di Afrika Utara itu dengan berenang maupun berjalan kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Bagikan