Triwulan I 2026, Investasi Capai Rp 498,8 Triliun dan Ciptakan 706 Ribu Lapangan Kerja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Triwulan I 2026, Investasi Capai Rp 498,8 Triliun dan Ciptakan 706 Ribu Lapangan Kerja

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tingginya minat investor untuk menanamkan modal di dalam negeri mulai menunjukkan dampak positif bagi perekonomian nasional, termasuk dalam penciptaan lapangan kerja.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Angka ini meningkat 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Secara kuartalan (quarter on quarter/qoq), realisasi tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen dibandingkan Triwulan IV 2025.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa capaian investasi ini turut mendorong penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 tercatat mampu menyerap 706.569 tenaga kerja, atau tumbuh 18,9 persen secara tahunan.

"Target investasi pada 2026 adalah Rp 2.041,3 triliun. Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 kurang lebih 24,4% dari total target investasi pada tahun 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun," kata Rosan kepada Jakarta, Kamis (23/4).

Baca juga:

Menkeu Purbaya 'Todong' Pengusaha Amerika Saat Kumpul di Washington, Obral Peluang Investasi Demi Ekonomi Indonesia Meroket

Dari sisi sumber investasi, kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terbilang seimbang. PMA mencapai Rp 250,0 triliun atau 50,1 persen, sementara PMDN sebesar Rp 248,8 triliun atau 49,9 persen. Keduanya tumbuh masing-masing 8,5 persen dan 6,0 persen secara tahunan.

Distribusi investasi antara wilayah Jawa dan luar Jawa juga relatif merata. Investasi di Jawa tercatat sebesar Rp 247,5 triliun atau 49,6 persen, sedangkan luar Jawa mencapai Rp 251,3 triliun atau 50,4 persen. Masing-masing meningkat 7,9 persen dan 6,5 persen secara tahunan.

Secara sektoral, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang terbesar investasi sepanjang Januari hingga Maret 2026 dengan nilai Rp 69,4 triliun.

Baca juga:

Indonesia Masih Jadi Incaran Investor, Target Investasi Rp 13.000 Triliun Dikejar

Diikuti subsektor jasa lainnya sebesar Rp 64,2 triliun, pertambangan Rp 51,9 triliun, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp 48,0 triliun, serta transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp 45,4 triliun.

Dari total realisasi investasi Rp 498,8 triliun tersebut, sebesar Rp 147,5 triliun atau 29,6 persen berasal dari sektor hilirisasi.

"Capaian investasi yang berhubungan dengan hilirisasi cukup signifikan, meningkat 8,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," pungkasnya. (Asp)

#Investasi #Menteri Investasi # Rosan Roeslani #Hilirisasi #Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Menlu Qatar juga membahas rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Nilai tukar rupiah hari ini dibuka menguat signifikan 82 poin (0,46 persen) ke level Rp 17.725 per dolar AS.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Dunia
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Hong Kong resmi menggeser Swiss sebagai pusat pengelolaan kekayaan lintas negara terbesar dunia. Aset naik 10,7% jadi 2,95 triliun dolar AS, didorong IPO dan family office.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Indonesia
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus bekerja keras menangani berbagai persoalan ekonomi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menguat pada pekan depan sehingga pemegang dolar berpotensi mengalami kerugian.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Indonesia
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci Indonesia menuju kekuatan ekonomi dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Fashion
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Emas kini dinilai sebagai pilihan aman untuk melindungi aset. Milenial dan Gen Z mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Dewan Ekonomi Nasional menilai ekonomi Indonesia tetap solid dan jauh dari krisis. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen dan inflasi tercatat 3,08 persen pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Pemerintah bertumpu pada penguatan peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menarik minat para pemodal internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Bagikan